Tradisi Adat yang Masih Dipertahankan dari Kampung Kuta di Ciamis

0 201

Kearifan lokal yang dipegang oleh masyarakat Kampung Kuta berhasil menjaga keseimbangan alam dan terpeliharanya tatanan hidup bermasyarakat. Salah satu yang menonjol adalah dalam hal pelestarian hutan, mata air dan pohon aren untuk sumber kehidupan mereka.

Masyarakat Adat memiliki hutan keramat atau disebut Leuweung Gede yang sering didatangi oleh orang-orang yang ingin mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan hidup. Namun, sangat dipantang meminta sesuatu yang menunjukkan ketamakan seperti kekayaan.

Untuk memasuki wilayah hutan keramat diberlakukan sejumlah larangan. Yaitu antara lain: tidak boleh memanfaatkan dan merusak sumber daya hutan, memakai baju dinas, memakai perhiasan emas, memakai baju hitam-hitam, membawa tas, memakai alas kaki, meludah, dan berbuat gaduh.  Bahkan juga tidak boleh memakai alas kaki.

Semua larangan-larangan tersebut bertujuan untuk menjaga hutan tidak tercemar dan tetap lestari. Maka tidak heran di Leuweung Gede masih terlihat kayu-kayu besar dan tua. Selain itu, sumber air masih terjaga dengan baik. Di pinggir hutan banyak mata air yang bersih dan sering digunakan untuk mencuci muka.

Karena ketaatannya dalam menjaga kelestarian lingkungannya, pada Tahun 2002 Kampung Kuta memperoleh penghargaan Kalpataru untuk kategori Penyelamat Lingkungan.

Source https://alampriangan.com/kampung-adat-kuta-ciamis/ https://alampriangan.com
Comments
Loading...