Teater Ubrug, Kesenian Rakyat Banten

0 259
Istilah ubrug diambil dari bahasa Sunda yaitu saubrug-ubrug yang artinya bercampur baur. Dalam pelaksanannya, kesenian ubrug ini kegiatannya memang bercampur yaitu antara pemain atau pelaku dengan nayaga yang berada dalam satu tempat atau arena. Namun ada pendapat bahwa ubrug diambil dari kata sagebrug yang artinya apa yang ada atau seadanya dicampurkan, maksudnya yaitu antara nayaga dan pemain lainnya bercampur dalam satu lokasi atau tempat pertunjukan.
Dalam Kamus Bahasa Sunda, kata ubrug berarti sebagai bangunan darurat, tempat bekerja sementara untuk beberapa hari saja, misalnya untuk kepentingan hajatan atau pesta. Kemudian kata tersebut digunakan sebagai nama kesenian, mungkin karena pada masa lalu pemain Ubrug suka berpindah-pindah tempat dan membuat bangunan sementara manakala mereka mengadakan suatu pertunjukan. Orang-orang kemudian menyebutnya sebagai pemain Ubrug, pemain yang tinggal di tempat darurat.
Lain halnya dengan pendapat Mutia Kasim (dalam Walidat, 1997), yang menyebutkan bahwa ubrug diambil dari kata ngagebrug. Dalam pertunjukan Ubrug, semua pemain, baik laki-laki maupun perempuan, tua muda, beserta para penonton sama-sama menempati satu tempat pertunjukan atau sagebrug (bahasa Sunda).
Kesenian ubrug sering diistilahkan dengan topeng. Ada dua pendapat tentang kesenian ubrug apabila dikaitkan dengan kesenian topeng. Pendapat pertama, kesenian ubrug tidak sama dengan kesenian topeng. Pendapat kedua, kesenian ubrug konon sama saja dengan topeng. Hanya saja, istilah ubrug digunakan di wilayah-wilayah yang menggunakan bahasa Jawa Banten, sedangkan istilah topeng digunakan di wilayah-wilayah budaya Sunda.
Source http://wisata-indonesia-elipl.blogspot.co.id/ http://wisata-indonesia-elipl.blogspot.co.id/2016/02/ubrug-teater-rakyat-banten.html
Comments
Loading...