Tata Rias dan Busana Pada Tari Gatotkaca Gandrung

0 103

Tata Rias dan Busana Pada Tari Gatotkaca Gandrung

Tari Gatot Kaca Gandrung dari Jawa Tengah menceritakan kesatria Gatot Kaca yang sedang dilanda asmara. Sesuai hal itu, tema tarian ini adalah kisah cinta seorang ksatria yang sangat terkenal dalam cerita mahabarata. Kata gandrung dapat diartikan ‘cinta’, ‘tertarik’, atau ‘terpesona’.

Tarian ini menggambarkan tingkah laku Gatotkaca tatkala berangan-angan ingin mempersunting seorang putri menjadi istrinya. Kadangkala untuk lebih memberi hidup pada tarian ini ditunjukkan pula tokoh Pregiwa sebagai bayangan atau ilusi.

Tata Rias dan Busana
  1. Mahkota, dipakai diatas kepala berwarna emas yang menggambarkan bahwa ia adalah seorang pangeran.  Hiasan pada kaki dan tangan, biasanya gelang berwarna kuning keemasan.
  2. Kain / baju dan celana setengah panjang , terbuat dari kain beledu hitam berhias permata dari manik-manik ber­aneka warna gemerlapan. Ikat pinggang terbuat dari logam berkilauan, disebut pending.
  3. Selendang, sampur. Hiasan di belakang berupa sayap, yang menggambarkan bahwa gathotkaca seorang ksatria yang mampu terbang ke angkasa.
  4. Gatotkaca bermata telengan (membelalak), hidung dempak, berkumis dan beryanggut. Berjamang tiga susun, bersunting waderan, sanggul kadal-menek, bergaruda membelakang, berpraba, berkalung ulur-ulur, bergelang, berpontoh dan berkeroncong. Berkain kerajaan lengkap. Gatotkaca berwanda Guntur, Kilat, Tatit. Tatit sepuh, Mega dan Mendung.
Source http://meandyouculture.blogspot.com/ http://meandyouculture.blogspot.com/2017/04/tari-gatot-kaca-gandrung-dari-jawa.html
Comments
Loading...