Tata Cara Tradisi Pemakaman Jenazah di Jawa

0 777

Tata Cara Tradisi Pemakaman Jenazah di Jawa

Biasanya tradisi Jawa tidak lepas dengan aturan-aturan yang berlaku di dalam masyarakat tersebut.Orang merupakan berasal dari tanah sehingga setelah meninggal kembali ke tanah .Adapun tata cara dalam prosesi penguburan orang yang meninggal ialah :

1.Yang pertama di lakukan ialah jenazah dikeluarkan dari keranda dan diturunkan kedalam liang kubur dengan bantuan para pekerja pemakaman.

2.Ada juga ukuran bagi liang kuburnya biasanya ialah Luas sebuah liang untuk orang dewasa adalah kira-kira 1 x 2½ meter, dengan kedalaman kira-kira 2½ meter, dan digali memanjang dari arah utara ke selatan. Sepanjang salah satu sisinya, kurang lebih 2 meter dibawah permukaan tanah.Menggali tanah sebaiknya dalam tujuannya untuk menghindari agar orang yang meninggal tersebut terhindar dari binatang buas dan juga harus padat tanahnya agar tanah tidak ambles ke bawah.

3.Dibuat  juga sebuah lubang yang cukup untuk meletakkan jenazah dalam posisi miring, dengan kepalanya disebelah utara, dan menghadap ke arah barat, ke Mekah (majeng kiblat).

4.Untuk menjaga agar jenazah tidak bergeser tempat, maka dikedua sisinya diletakkan batu-batu dan gumpalan-gumpalan tanah. Bila jenazah sudah selesai dibaringkan, maka modin turun ke dalam liang dan membuka tali-tali pengikat kepala untuk menampakkan pipi dan telinga jenazah, dan meneriakkan kalimat azan serta kalimat syahadat berkali-kali ke dalam telinganya.

5.Setelah selesai modin kembali naik ke atas . Pada saat itu secara simbolik, para sanak saudara memasukkan beberapa gumpal tanah pula. Apabila lubang sudah tertutup, dan tanah di atasnya telah membentuk suatu bukit kecil, maka papan-papan nisan yang sudah dipersiapkan sebelumnya, ditanam pada kedua ujungnya, yaitu ujung kepala dan ujung kaki.

6.Yang terakhir biasanya pidato singkat dan ada prosesi menaburkan bunga di atas  pemakaman bagi orang yang meninggal tersebut.Lalu para orang yang berziarah pulang.

Source Tata Cara Tradisi Pemakaman Jenazah Di Jawa santya.inc
Comments
Loading...