Tata Cara Penutupan Upacara Adat Siraman Pengantin Jawa

0 277

Tata Cara Penutupan Upacara Adat Siraman Pengantin Jawa

Pertama-tama juru paes/sesepuh mencuci rambut dengan landha merang, santan kanji dan air asem (sebagai conditioner) serta menggosok-gosokkan konyoh manca warna ke seluruh tubuh dan memandikannya sampai sungguh-sungguh bersih. Setelah bersih calon­ pengantin meletakkan kedua tangannya di depan dada dengan sikap nyadhong donga (memohon dalam doa) dan juru paes menuangkan air kendi agar digunakan untuk berkumur. Hal ini dilakukan tiga kali.

Selanjutnya juru paes mengguyurkan air kendi ke kepala calon pengantin tiga kali. Kemudian air kendi dituangkan lagi untuk membersihkan wajah, telinga, leher, tangan dan kaki. Masing-masing dilakukan tiga kali, sampai air kendi habis. Setelah kendi tersebut kosong, selanjutnya juru paes/sesepuh mengucapkan kata-kata: Wis Pecah pamore (sudah berakhir masa remajanya) sambil memecah kendi di depan calon pengantin dan disaksikan oleh orang tua dan para pinisepuh.Setelah upacara tersebut berakhir calon pengantin berganti dengan mengenakan kain motif Grompol dan menutup badan dengan kain motif nagasari. Selanjutnya dibimbing oleh kedua orang tua dan diiringi para pinisepuh menuju ke kamar pengantin. Kedua kain motif grompol dan motif nagasari tersebut dapat diganti dengan motif lain yang mempunyai makna baik.

Source Tata Cara Penutupan Upacara Adat Siraman Pengantin Jawa Simomot
Comments
Loading...