Tata Cara Dalam Menerima Tamu

0 1.428

Tata Cara Dalam Menerima Tamu

Kedatangan orang yang bertamu, melawat atau berkunjung di sebut dengan Menerima Tamu. Secara istilah menerima tamu dimaknai menyambut tamu dengan berbagai cara penyambutan yang lazim (wajar) dilakukan menurut adat ataupun agama dengan maksud yang menyenangkan atau memuliakan tamu, atas dasar keyakinan untuk mendapatkan rahmad dan rida dari Allah.Tamu juga harus diperlakukan baik dan sopan.Selain itu juga ada tata krama dalam membina hubungan dengan para tamu yang datang ke rumah.

 Bila bertamu memiliki tata cara,maka hal sama pula dengan menerima tamu juga memiliki sebuah tata krama ialah sebagai berikut :

a.       Berpakaian yang pantas
Sebagaimana orang yang bertamu, tuan rumah hendaknya mengenakan pakaian yang pantas pula dalam menerima kedatangan tamunya.Sehingga tamu merasa di hargai dan di sambut oleh pihak yang punya rumah tersebut.

b.      Menerima tamu dengan sikap yang baik
Hendaknya menerima kedatangan tamu dengan sikap yang baik, sebagai contoh  dengan wajah yang cerah, muka senyum dan sebagainya. Menggunakan tutur kata yang santun. Sekali-kali jangan acuh, apalagi memalingkan muka dan tidak mau memandangnnya secara wajar. Dan bila sedang menerima tamu jangan memiliki sifat yang sombong atau acuh pada sang tamu.Jangan memalingkan muka ,hendaklah berbicara dengan menatap muka dari tamu tersebut.

c.       Menjamu tamu sesuai kemampuan dan tidak perlu mengada-adakan
Termasuk salah satu cara menghormati tamu ialah memberi jamuan kepadanya. Jika hanya mampu memberikan air putih maka air putih itulah yang disuguhkan. Apabila air putih tidak ada, cukuplah menjamu tamunya dengan senyum dan sikap yang ramah.Yang paling penting tamu jangan sampai di anggurkan dan tidak ada sambutan atau sapaan dari pemilik rumah.

d.      Antarkan sampai ke pintu halaman jika tamu pulang
Salah satu cara terpuji yang dapat menyenangkan tamu adalah apabila tuan rumah mengantarkan tamunya sampai ke pintu halaman. Tamu akan merasa lebih semangat karena merasa dihormati tuan rumah dan kehadirannya diterima dengan baik.Sehingga tamu juga tidak akan merasa kabok  bila mau datang ke rumah tersebut lagi.

 

Source Tata Cara Dalam Menerima Tamu dyah widjanarko's blog
Comments
Loading...