“Tarian Mliwis Putih” Tarian Kreasi Baru Asal Bojonegoro

0 205

Tarian mliwis putih merupakan suatu karya tari garapan atau kreasi baru yang menggambarkan suatu gerak-gerik burung mliwis putih. Tarian ini terangkat dari sebuah legenda kota Bojonegoro dimana burung mliwis putih adalah jelmaan Prabu Angling Darma yang sakti mandraguna dan mengerti bahasa binatang. Sedangkan gerak tari ini merupakan gerak bebas/lepas dari gerak anak-anak yang medium geraknya menggambarkan gerak burung mliwis putih yang sedang bermain di habitatnya.

Asal Usul Tari Mliwis Putih

Tari mliwis putih merupakan hasil karya cipta putra daerah Bojonegoro sendiri,yaitu bapak Agus Surya. Beliau bertempat tinggal di desa Sumberarum, Kecamatan Dander. Beliau secara sengaja menciptakan tarian ini dan juga untuk melestarikan legenda Anglingdarma dari Bojonegoro. Ide dari penciptaan tari ini adalah dari legenda Anglingdarma. Konon ketika Prabu Anglingdarma yang hendak menemui istrinya ia menyamar sebagai burung mliwis putih untuk bisa masuk ke dalam istana, dan ia juga bisa mengerti bahasa binatang.

Pementasan Tari Mliwis Putih 

Pementasan tarian ini dapat dilakukan secara berkelompok maupun perorangan. Para penari menggunakan kostum berwarna putih dan selendang sayap putih yang menggambarkan seekor burung mliwis putih, yang diiringi dengan musik tradisional. Pada saat pementasan tarian mliwis putih secara berkelompok ini, perlu adanya kekompakan antara para penari. Hal itu dikarenakan karena kekompakan tersebut akan memperindah suatu pementasan tarian. Dan tarian ini juga memerlukan suatu gerakan serempak dan kompak, sehingga para penari harus berusaha menyelaraskan gerakan tarinya.

Gerakan yang ditarikan ini meliputi gerakan yang menggunakan gerakan leher serta keluwesan dari gerakan tangan para penari. Gerakan leher adalah gerakan yang paling banyak diulang. Gerakan ini menggambarkan seekor burung yang memangsa makanannya dan juga sering dilakukan gerakan tangan mengepak yang di ulang secara periodik yang menggambarkan burung mliwis putih yang sedang terbang. Tarian ini seperti halnya dengan tarian trdisional pada umumnya yang memiliki aturan hitungan dan olah gerak yang teratur. Tarian ini dapat dijadikan sebuah hiburan bagi para penonton karena keindahan gerakanya serta mudah di pelajari anak-anak karena memilki olah gerakan yang tidak terlalu rumit.

Tarian ini merupakan tarian yang langka, karena masih tergolong tari kreasi baru. Belum banyak sanggar di Bojonegoro yang mengusung tarian ini. Apabila tidak suatu usaha yang bertujuan melestarikanya, tarian ini akan hilang dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya upaya baik dari pemerintah daerah maupun para generasi muda. Upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk melestarikan tarian ini adalah dengan cara mengajarkannya kepada anak-anak sejak usia dini serta diadakannya suatu kompetisi atau perlombaan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat para generasi muda Bojonegoro dalam bidang tari, khususnya tari mliwis putih ini. Dan juga sebagai ajang orientasi kota Bojonegoro kepada daerah-daerah luar, sehingga dapat menunjukan bahwa Bojonegoro juga merupakan daerah yang kaya akan potensi selain potensi nonmigas.

Source "Tarian Mliwis Putih" Tarian Kreasi Baru Asal Bojonegoro "Tarian Mliwis Putih" Tarian Kreasi Baru Asal Bojonegoro

Leave A Reply

Your email address will not be published.