Tari Wayang Hihid: Tarian Tradisional Bogor Jawa Barat

0 134

Tari Wayang Hihid: Tarian Tradisional Bogor Jawa Barat

Bogor (berarti “enau”) telah lama dikenal dijadikan pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional. Di sinilah berbagai lembaga dan balai penelitian pertanian dan biologi berdiri sejak abad ke-19. Salah satunya yaitu, Institut Pertanian Bogor, berdiri sejak awal abad ke-20. Bogor dikenal dengan julukan kota hujan karena memiliki curah hujan yang sangat tinggi.

Bogor dibagi menjadi dua wilayah yaitu Kotamadya Bogor dan Kabupaten Bogor, hari jadi Kabupaten Bogor dan Kota Bogor diperingati setiap tanggal 3 Juni, karena tanggal 3 Juni 1482 merupakan hari penobatan Prabu Siliwangi sebagai raja dari Kerajaan Pajajaran.

Selain itu kota Bogor juga mempunyai kebudayaan dan juga kesenian yang bereagam. Salah satunya adalah tari wayang hihid.

Tari Wayang Hihid

Tari wayang hihid diciptakan oleh kerjasama Ade Suarsa pada tahun 2009, beliau terinspirasi dari hihid (kipas). Hihid terbuat dari anyaman bambu yang melambangkan kesederhanaan yang terdapat dalam kehidupan masyarakat.

Fungsi hihid dikehidupan sehari-hari ialah untuk kebutuhan domestik, kipas angin, dan lain sebagainya. Namun oleh kreativitas Ade Suarsa mampu merubah kegunaan hihid yang asal mulanya untuk kegunaan rumah tangga menjadi property tari. Fungsi hihid dalam tari wayang hihid sendiri adalah sebagai kebutuhan estetis.

Bentuk penyajian Tari Wayang Hihid ini berupa tari kelompok yang pada awalnya seorang dalang yang membacakan kakawen sebagai bubuka (pembukaan) pertunjukan yang akan dimulai, kemudian mulai dengan irama yang ramai menggambarkan kehidupan sehari-hari dimasyarakat yang digambarkan oleh datangnya 6 orang penari perempuan (yang menggambarkan kehidupan dimasyarakat) yang membawa hihid sebagai properti dengan gerakan energik.

Pada bagian tengah adegan dalam tari wayang hihid ini, datang 2 orang penari laki-laki sebagai Jangkrik Gombong yang melambangkan angin baik (putih) dan Jongjrong Maruta yang melambangkan angin jahat (hitam). Kedua angin ini yang melambangkan hawa nafsu manusia ketika sedang mendapatkan masalah dan cara penyelesaian masalah yang dihadapinya (cara penyelesaian yang benar atau yang salah).

Source https://gpswisataindonesia.wordpress.com/ https://gpswisataindonesia.wordpress.com/2016/02/22/tarian-tradisional-bogor-jawa-barat/
Comments
Loading...