Tari Topeng Losari Cirebon

0 35

Tari Topeng Losari Cirebon 

Tari Topeng Losari Cirebon merupakan tari topeng yang menyatukan antara mitologi agama dengan moral manusia, yang pasrah terhadap kehendak Yang Maha Kuasa. Menjadi penari Topeng Losari bukan perkara yang mudah. Tidak sembarangan orang bisa menarikan tari topeng ini. Hanya yang memiliki garis keturunan langsung dan itupun harus melewati persyaratan dan ritual  khusus baru bisa menarikan Tari Topeng Losari Cirebon ini.

Ritual yang harus dilakukan antara lain, mutih gedang artinya puasa makan pisang, puasa rawit artinya puasa yang berbuka dengan makan cabai rawit, puasa putih geni artinya puasa tidak makan tidak tidur, puasa wuwungan artinya selama puasa di kurung di dalam kamar tanpa ada yang mendatangi, puasa sedawuh artinya puasa sampai jam 12 siang. Semuanya ini dilakukan oleh Penari Tari Topeng Losari Cirebon agar nanti di dalam pementasan berjalan lancar tanpa ada halangan.

Ciri spesifik dari tarian ini terletak pada gaya antara lain gaya gakong (sikap kayang), gantung sikil (menggantung kaki) dan pasang naga seser (kuda-kuda). Ciri lainnya adalah selama menari Tari Topeng Losari Cirebon ini para penarinya akan menutup matanya mengikuti irama musik karena pada Topeng Losari ini pada bagian matanya tidak ada lubang matanya. Tari Topeng Losari Cirebon dalam penampilannya menampilkan gerakan yang keras dan lembut di mana pada setiap gerak tarinya ini menggambarkan kehidupan didunia ini. Sekeras-kerasnya sikap seseorang pasti akan mempunyai sikap lembut disisi manusianya itu, dimana ini menggambarkan tentang keseimbangan antara keras dan lembut didunia ini.

Pelestarian Tari Topeng Losari Cirebon dilakukan dengan secara terus menerus dengan menampilkan tarian ini di mata masyarakat luas, karena tarian ini merupakan warisan seni dan budaya Indonesia yang harus kita jaga sampai kapanpun dan jangan sampai hilang atau punah. Selain Tari Topeng Losari Cirebon masih banyak tarian topeng yang lain yang masih merupakan satu kesatuan yang di bagi menjadi beberapa sekuel atau pembabakan seperti tari topeng Panji, Samba, Rumyang, Tumenggungan dan Klana dan semuanya itu menggambarkan sebuah perjalanan watak kehidupan manusia di dunia ini.

Pada Tari Topeng Losari yang diutamakan bukan karakter watak tetapi cerita atau lakon yang  mempunyai teknik dan penjiwaan karakter. Tari Topeng Losari Cirebon mempunyai 9 babakan yaitu Panji Sutrawi-Naugun, Patih Jayabrada, Tumenggung Mayangdiraja, Jinggon Anom, Klana, Bandopati, Rumyong dan Lakonan. Ciri lain dari Tari Topeng Losari Cirebon adalah pakaian yang di pakai mengenakan kain yang bermotif liris atau parang yang merupakan motip khas untuk daerah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Barat (Cirebonan). Harapan kita sebagai bangsa Indonesia adalah semoga Tari Topeng Losari Cirebon dapat selalu lestari dan bisa kita nikmati kapan saja dan dimana saja, karena tarian ini merupakan salah satu warisan seni dan budaya kita yang harus kita jaga jangan sampai punah.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-topeng-losari-cirebon/
Comments
Loading...