Tari Srikandhi Bisma

0 1.063

Tari Srikandhi Bisma

Tari Srikandhi Bisma merupakan tari yang menceritakan tentang Dewi Amba yang patah hati karena cintanya di tolak oleh Bisma. Tari ini merupakan petikan cerita dari Baratayudha, yaitu peperangan antara Senapati Puri dari pihak Pandawa bersama Srikandi melawan Senapati dari pihak Kurawa yang bernama Resi Bisma. Apalagi setelah mendengar anjuran Resi Ramaparasu, semakin menjadi tambah bingung, judeg, dongkol bercampur sedih, malu dan benci penuh dendam akhirnya frustasi dan putus asa.

Benar-benar remuk redamlah rasa hati seorang yang tak terbalas cintanya. Ia duduk “ongkang-ongkang” di pinggir sungai Yamuna sambil melamun merenungi nasib sialnya. Setelah ia mawas diri, maka akhirnya sampailah pada satu pilihan dan putusannya yang mantap, yaitu bertekat untuk membunuh Bisma. Dewi Amba segera bersemadi memohon kepada Sang Maha Agung untuk memberi kesaktian agar ia mampu membunuh atau paling tidak harus dapat membikin malu Bisma.

Ternyata permintaannya dikabulkan oleh Dewata Agung. Ia mendapat wisik, bahwa kelak hidup tumimbalnya (inkarnasinya) akan mampu mengalahkan dan membunuh Bisma. Siapakah inkarnasinya? Tidak lain adalah Wara Srikandi putri Prabu Drupada dari negeri Pancalaradya. Mendengar suara gaib itu, ia tak puas dan tidak sabar. Terlalu lama menunggu saat dimulainya Bharatayudha.

Karena itu ia pikir tidak ada jalan lain baginya kecuali “ngalu” atau bunuh diri saja agar lekas mengalami hidup tumimbalnya. Dewi Amba segera memasang api unggun di lembah. Setelah api unggun menyala, kemudian ia naik ke puncak menara dan terjun bebas “ambyur” ke dalam lautan api, maka tamatlah riwayatnya, sedang sukmanya mengembara mencari Wara Srikandi.

Syahdan, bersamaan dengan peristiwa itu di negeri Panca laradya Prabu Drupada habis dibikin malu dan dihina oleh Dahyang Resi Durna, benar-benar sakit hatinya. Dendam bercampur malu telah meradang dalam hatinya. Ia pikir tak ada jalan lain kecuali ia harus dapat membalas dendam, setidak-tidaknya harus dapat membikin malu juga, bahkan kalau mungkin harus dapat membunuh secepatnya. Adapun tarian ini berkembang di daerah khususnya Jawa.

 

Source Tari Srikandhi Bisma sinau jawa
Comments
Loading...