Tari Sirih Kuning

0 1.058

Tari Sirih Kuning

Tarian sirih kuning ini biasanya juga diadakan untuk mengiringi pengantin Betawi memasuki pelaminan serangkai dengan proses penyerahan sirih oleh mempelai pria kepada pengantin wanit. Tari ini juga sering di tammpilkan untuk hiburan penyambutan tamu kehormatan maupun perayaan lengkap dengan irama lagu khas Betawi “Sirih Kuning“. Tari Sirih Kuning merupakan tarian tradisional tempo dahulu yang berasal dari Betawi dan ditarikan  secara berpasangan.

Tarian jenis ini merupakan pengembangan dari tarian Cokek yang merupakan tarian pergaulan di tanah Betawi tempo dahulu dan banyak berkembang khususnya di daerah Betawi pinggir ( Tangerang dan sekitarnya). Tari Sirih Kuning Betawi diiringi oleh musik tradisional khas Betawi yaitu Gambang Kromong.

Arti kata Cokek sendiri yaitu berasal dari nama seorang Tuan Tanah di kawasan itu yang bernama lengkap Tan Sio Kek dengan mempersembahkan para penari wanita untuk menghibur para tamu dalam setiap perayaan atau pesta rakyat. Dalam perkembangannya, orkes Gambang kromong dipergunakan untuk mengiringi tarian jenis ini sambil menari berpasangan antara laki-laki dan perempuan lengkap dengan kebaya khas penari cokek berupa kebaya kurung dan celana panjang berbahan sutera khas cina peranakan dengan warna – warni cerah ceria.

Pembukaan pada tari cokek ialah wawayangan, dimana para penari cokek berjejer memanjang sambil melangkah maju mundur mengikuti irama musik gambang kromong, setelah itu mereka mengajak tamu untuk menari bersama dengan mengalungkan selendang. Pertama-tama kepada tamu yang dianggap paling terhormat. Jika yang diserahi selendang itu bersedia ikut menari, maka mulailah mereka ngibing/menari berpasang-pasangan. Tiap pasang berhadapan pada jarak yang dekat tetapi tidak saling bersentuhan. Ada kalanya pula pasangan itu saling membelakangi.

Source Tari Sirih Kuning sinopsis tari sirih kuning
Comments
Loading...