Tari Sang Pembarong di Gedung Teather Besar ISI Surakarta

0 80

Tari Sang Pembarong merupakan sebuah tari petilan yang mengambil dari bagian tari Reog Ponorogo yang merupakan kesenian tradisional dari daerah Jawa Timur tepatnya di Ponorogo. Petilan disini yang diambil adalah bagian Dadak Merak, dimana pada tarian ini menceritakan proses belajar seorang penari Dadak Merak dari tidak tahu sampai dia bisa menguasai tari Dadak Merak.

Tari Sang Pembarong ini biasanya ditarikan pada saat hari-hari besar seperti Grebeg Suro di Ponorogo dalam bentuk Festival Reog Nasional, tapi dengan perkembangan jaman sekarang tarian ini sekarang sering di tampilkan pada acara hajatan nikahan, supitan maupun parade budaya.

 

Walaupun sama-sama di sajikan tapi ada perbedaan dasar pada tarian ini. Pada acara Grebeg Surau biasanya tarian ini ada dasar cerita sehingga tarian ini disajikan secara runtut dan lebih enak dinikmati oleh para penikmat. Dasar cerita yang sering dipakai mengambil cerita Panji yang menceritakan tentang Prabu Klono Sewandono yang jatuh cinta kepada putri Kediri (Dewi Songgolangit), dimana disini sang Prabu ditemani oleh Patih setianya Si Bujangganong.

Dewi Songgolangit mau diperistri oleh Sang Prabu jika Sang Prabu mampu menciptakan sebuah kesenian baru. Maka oleh Sang Prabu Klono Sewandono diciptakan kesenian Reog Ponorogo, dimana dalam tari Reog Ponorogo ini menggambarkan tentang tingkah laku manusia mulai dari lahir, menjalani hidup sampai mati. Sedangkan pada acara-acara hajatan, biasanya tarian ini hanya tampil tanpa ada runtutan ceritanya murni tarian saja.

Gerakan yang digunakan pada Tari Sang Pembarong ini mengembangkan gerakan-gerakan yang biasanya digunakan pada gerak Dadak Merak. Dadak Merak adalah sebuah topeng kepala Singa dengan hiasan burung merak diatas kepala singa yang tingginya kurang lebih 1,5 meter dengan berat 50-60 Kg.

Gerak dasar dari Dadak Merak adalah gerak kebat, ukel, jeglongan, gulung dan kayang. Pada gerak kebat ini ada dua karakter, dimana topeng yang terbuat dari kulit harimau, yang diatasnya ada mahkota burung merak dengan bulunya yang sangat indah, maka diharapkan penari bisa menjiwai kedua karakter tersebut. Kalau gerak ukel terinspirasi dari gerak harimau yang mengelus-elus siung atau taringnya. Jeglongan terispirasi dari gerakan burung merak yang mengibaskan bulu ekornya kedepan. Gulung terinspirasi dari gerak badan harimau yang sedang mengusap badannya ketanah/pasir untuk menghilangkan kutu atau rasa gatal. Kayang terinspirasi dari gerak burung merak yang mau memperlihatkan bulu ekornya yang sangat indah.

Busana pada Tari Sang Pembarong ini mengadopsi dari tari Reog Ponorogo yang kemudian dikembangkan, seperti Warok yang menggambarkan pasukan Prabu Klono Sewandono yang sakti mandraguna dan kebal terhadap senjata. Pada Warok diambil ikon  tali atau dadung putih, kemudian celana kombor hitam yang dihiasi dengan wol warna kuning dan merah yang diletakan disamping celana, busana ini kembali kepada Reog Ponorogo tempo dulu.

Pada tarian ini memang banyak sekali mengambil esensi inti Dadak Merak yang dikembangkan, walaupun dalam tari Reog Ponorogo ini sebenarnya ornament tokohnya banyak seperti Prabu Klono Sewandono, Patih Bujangganong, Jathil, Warok, dan Pembarong. Untuk riasan cenderung menggunakan riasan karakter make up dengan penebalan-penebalan make up muka yang membantu penari lebih mendalami peran yang ditampilkan dalam tarian yang dibawakan, seperti penebalan alis.

Iringan dasar yang mengiringi Tari Sang Pembarong murni dari iringan Reog Ponorogo yang hanya lebih divariasi musiknya seperti kebo giro, campak dan sesek dan alatnya pun tidak murni gamelan klasik jawa saja, tapi divariasi dengan alat-alat modern yang sangat elok untuk dinikmati. Sebuah eksistensi anak muda yang tidak hanya melestarikan seni dan budaya Indonesia tapi juga mengembangkannya, layak untuk diapreasiakan dan didukung secara penuh guna kelestarian budaya Indonesia. Kita boleh mengembangkan seni tapi jangan menghilangkan rasa seni.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-sang-pembarong/
Comments
Loading...