Tari Jaranan Buto Jawa Timur

0 2.444

Tari Jaranan Buto Jawa Timur

Tari tradisional yang berkembang didaerah Banyuwangi dan Blitar salah satunya ialah Tari Jaranan Buto.  Biasanya tarian ini di gunakan untuk mengiringi suatu upacara ,misalnya khitanan dan perkawinan. Tari ini menggunakan properti kuda buatan seperti  Kesenian Kuda Lumping, Jaran Kepang atau Tari Jathila.

Kostum yang membedakan dengan tarian yang lainnya ialah  properti kuda yang digunakan tidaklah menyerupai bentuk kuda secara nyata, melainkan kuda tersebut berwajah Raksasa atau Buto begitu pula dengan para pemainnya yang juga menggunakan tata rias muka layaknya seorang raksasa yang biasanya di tandai dengan :

-Muka merah bermata besar,

-Bertaring tajam,

-Berambut panjang dan gimbal.

Tari Jaran Buto dibawakan oleh seorang penari sedikitnya  16 – 20 orang pemain, dalam pementasannya diiringi alunan musik seperti kendang, dua bonang, dua gong besar, kempul terompet, kecer (seperti penutup cangkir) yang terbuat dari bahan tembaga dan seperangkat gamelan. Berbagai atraksi yang dapat di pertunjukkan ialah :

-Atraksi kesurupan para penarinya seperti pada seni jaranan lainnya.

Seni Tari Jaranan Buto dalam perkembangannya memiliki  suatu perkembangan  yang diantaranya adalah variasi musik pengiringnya dan tata rias penarinya, kostum yang dikenakan oleh penarinya mengalami inovasi begitu pesat setiap tahunnya. Tarian Jaranan Buto dari pementasannya memiliki cerita yang melatarbelakanginya dan gerakan tari yang berbeda-beda, sehingga hal ini menjadi sebuah pementasan yang unik. Keunikan seni ini meliputi :

-Inti cerita,

-(sinopsis cerita) kostum penari, yang di kenakan seorang penari akan menggambarkan wataknya.

-Iringan gamelan yang berbeda dengan kesenian jaranan secara umum.

 

Source Tari Jaranan Buto Jawa Timur tradisikita
Comments
Loading...