Tari Greget Jawara

0 122

Tari Greget Jawara

Berasal dari Jakarta, tari Greget Jawara merupakan salah satu tari tradisional khas Betawi. Nama tarian ini diambil dari dua kata, yaitu “greget” dan “jawara”. Kata “greget” memiliki arti keinginan yang kuat dan mendalam, sedangkan kata “jawara” berarti pejuang atau pemenang. Tarian ini biasa ditarikan secara berkelompok yang terdiri dari lima sampai dengan delapan penari perempuan.

Gerakan tari Greget Jawara terinspirasi dari keanggunan dan kekuatan seorang wanita Betawi. Tarian ini diawali dengan koreografi yang lembut dan gemulai yang merepresentasikan kewanitaan, lalu diselingi beberapa gerakan silat yang melambangkan bahwa wanita juga bisa kuat dan perkasa, dan diakhiri dengan gerakan tari yang menggabungkan kekuatan dan juga kelembutan. Dalam tari Greget Jawara, gerakan dikonsentrasikan pada bagian kaki, tangan, dan pinggul yang digerakkan secara harmonis sesuai dengan iringan musiknya. Tari Greget Jawara ini diiringi musik tradisional yang menggunakan gendang, saron, dan kenong. Terkadang, gamelan Jawa pun juga digunakan untuk mengiringi tarian ini.

Para penari biasa mengenakan kebaya khas Betawi yang berwarna cerah dengan bawahan batik tumpal yang dibentuk menyerupai rok dan juga selendang. Rambut para penari dicepol ke atas dan diberi aksesori berupa bando dan bunga. Riasan wajah juga biasa menggunakan warna cerah pada bagian kelopak mata, pipi, dan bibir. Dengan adanya tambahan kipas sebagai properti tari, kostum penari Greget Jawara pun lengkap dan cantik dan memperindah keseluruhan tarian.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Tari-Greget-Jawara/
Comments
Loading...