Tari Garda Bhineka, Setu Ponan ke 50

0 56

Tari Garda Bhineka

Tari Garda Bhineka adalah sebuah tari kontemporer yang menceritakan tentang semangatnya para pemuda-pemudi Indonesia yang menjadi ujung tombak terdepan untuk menyatukan Indonesia yang mempunyai bermacam-macam perbedaan suku, seni, budaya dan agama agar bersatu padu menjadi bangsa yang lebih besar di mata dunia. Tarian ini diciptakan oleh Triyanto pada Juni 2018 dan merupakan tarian kelompok yang sangat cocok sekali ditarikan dalam acara-acara yang memberikan semangat kebangsaan seperti peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia atau acara-acara yang memberikan identitas Indonesia.

Tarian ini ditarikan oleh SMPN 1 Boyolali pada pegelaran seni tari di Dalem Prangwedan Pura Mangkunegaran dalam acara Setu Ponan ke 50. Acara ini sebagai peringatan lahirnya KGPAA Mangkunegaran IX yang lahir pada hari Sabtu Pon yang selalu digelar setiap 35 hari sekali, dimana penyelengaranya adalah Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) Surakarta. Gerakan pada Tari  Garda Bhineka mengambil gerakan-gerakan dasar tarian-tarian tradisional Nusantara yang ada di Indonesia seperti Bali, Jawa dan Sumatra yang kesemuanya menceritakan semangat pemuda Indonesia. Tetapi semua gerakan juga tidak selalu serius, ada beberapa gerakan yang dibuat jenaka tapi juga menceritakan kegotong royongan pemuda-pemudi Indonesia dalam membangun bangsa.

Pola lantainya juga dinamis dan variatif, mulai dari simetris kemudian berubah menjadi asimetris yang semuanya itu melambangkan minoritas dan mayoritas yang bersatu padu menjadi Indonesia tetap satu. Busana yang dikenakan masih menggunakan akulturasi dari beberapa busana tradisional Nusantara Indonesia seperti busana bali yang dipakai di badan, busana Jawa dengan motip batiknya dan busana Sumatra dengan kain bawah yang dipakai pada penarinya. Riasannya memakai riasan cantik yang menekankan pada bagian mata dengan maksud memberikan semangat lewat gerakan mata selain gerakan badan, kaki dan tangan.

Iringan yang mengiringi merupakan garapan baru yang diciptakan oeh Nanang Dwi Purnomo S. Sn dengan konsep tarian dengan semangat kebangsaan, sehingga iringan pun disesuaikan dengan gerakan tari  yang memperlihat kedinamisan para pemuda-pemudi Indonesia. Tarian ini memberikan makna dan arti Kebhineka Tunggal Ika yang mempunyai arti berbeda-beda tetapi tetap satu. Inilah semangat yang harus kita punyai bersama terutama pemuda-pemudi Indonesia sebagai ujung tombaknya, serta harus dijunjung tinggi bersama sehingga Indonesia menjadi bangsa yang besar di mata Dunia lewat seni dan budayanya.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-garda-bhineka/
Comments
Loading...