Tari Gandrung Banyuwangi Jawa Timur

0 314

Tari Gandrung Banyuwangi Jawa Timur

 

Tari Gandrung merupakan tarian berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Tari Gandrung ditarikan oleh seorang wanita penari profesional yang menari bersama tamu (terutama pria)  dalam hal tersebut di kenal dengan  istilah Pemaju.
Tari Gandrung ini di gunakan dalam berbagai kegiatan perayaan di antaranya : perkawinan, pethik laut, khitanan, tujuh belasan dan acara-acara resmi maupun tak resmi. Pertunjukan ini dimulai sekitar pukul 21.00 dan berakhir hingga menjelang subuh (sekitar pukul 04.00) pagi.

Tata busana yang dikenakan oleh penari Gandrung Banyuwangi sedikit berbeda dengan penari jawa lainnya. Pakaian tradisional yang dikenakan oleh penari Gandrung Banyuwangi sedikit dipengaruhi oleh pakaian Bali.

Busana untuk tubuh terdiri dari baju yang terbuat dari beludru berwarna hitam, dihias dengan ornamen kuning emas, serta manik-manik yang mengkilat dan berbentuk leher botol yang melilit leher hingga dada. Selain itu untuk busana  bagian pundak dan separuh punggung dibiarkan terbuka. Di bagian leher dipasang ilat-ilatan yang menutup tengah dada dan sebagai penghias bagian atas.
Selendang selalu dikenakan di bahu. Sedangkan bagian bawah penari Gandrung mengenakan kain batik dengan corak yang bermacam-macam. Pada bagian lengan dihias dengan satu buah kelat bahu dan bagian pinggang dihias dengan ikat pinggang dan sembong serta diberi hiasan kain berwarna-warni sebagai pemanisnya.
Sedangkan untuk kepala dipasangi hiasan serupa mahkota yang disebut Omprok yang terbuat dari kulit kerbau yang disamak dan diberi ornamen berwarna emas dan merah serta diberi ornamen tokoh Antasena, putra Bima yang berkepala manusia raksasa,tetapi bandannya menyerupai ular dan menutupi seluruh rambut.

 

Source Tari Gandrung Banyuwangi Jawa Timur tradisikita
Comments
Loading...