Tari Gamyong

0 67

Tari Gamyong

Tari Gamyong pada awalnya merupakan tari rakyat yang dipentaskan oleh penari jalanan. Pementasan tari jalanan ini disebut dengan Tledek. Salah seorang penari tledek bernama Sri Gamyong cukup banyak dikenal oleh masyarakat Surakarta pada waktu itu yaitu pada zaman Sinuhun Pakubowono IV (1788 s.d 1820). Sejak itulah tarian yang ia tarikan disebut dengan tari Gamyong.

Pada awalnya, tari gambyong digunakan pada upacara ritual pertanian yang bertujuan untuk kesuburan padi dan perolehan panen yang melimpah. Dewi Padi (Dewi Sri) digambarkan sebagai penari-penari yang sedang menari. Dan kini tari gambyong dipergunakan untuk memeriahkan acara resepsi perkawinan dan menyambut tamu-tamu kehormatan atau kenegaraan. Dan pihak keraton Mangkunegara Surakarta pun telah menata ulang dan membakukan gerakan tari gamyong hingga yang saat ini kita dapat saksikan yaitu dengan menampilkan gerakan yang mampu menampilkan karakter tari yang luwes, kenes, kewes, dan tregel.

Sebelum tarian gamyong dimulai biasanya diawali dengan gendhing pangkur. Para penari menggunakan kostum warna kuning dan warna hijau sebagai simbol kemakmuran dan kesuburan.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Tari-Gamyong/
Comments
Loading...