Tari Dolalak Purworejo Jawa Tengah

0 354

Tari Dolalak Purworejo Jawa Tengah

Tarian tradisional peninggalan pada jaman Belanda yang di mainkan oleh beberapa penari pria atau wanita dengan seragam prajurit biasanya di sebut dengan Tari Dolalak. Nama dolalak diambil dari not “Do” dan “La” karena awalnya tarian ini hanya diiringi dengan alat musik dua nada.Tarian yang satu ini berasal dari daerah Purworejo Jawa Tengah.

Awal mulanya Tari Dolalak terinspirasi dari perilaku serdadu Belanda pada saat beristirahat di camp peristirahatan mereka.Sekitar tahun 1940, Tari Dolalak di kembangkan sebagai misi keagamaan dan politik untuk memerangi pasukan Belanda.Awalnya tarian ini di pentaskan pada acara tertentu seperti syukuran, sunatan, dan hajatan. Tari Dolalak biasanya di pentaskan pada malam hari semalam suntuk yang tujuannya untuk memeriahkan acara.

Tari Dolalak mempunyai ragam sesuai dengan daerah asalnya, diantaranya gaya tersebut adalah :kaligesingan, mlaranan, banyuuripan dan sejiwanan.Pertujukan tarian yang satu ini bisa dalam bentuk tunggal,pasangan maupun berkelompok.

Gerakan dalam tarian ini merupakan gerak keprajuritan yang di dominasi dengan gerakan yang kompak dan dinamis. Yang menjadi ciri khas dari Tari Dolalak adalah gerakan “kirig“, yaitu gerakan bahu yang cepat pada saat tertentu. Gerakan dalam Tari Dolalak ini mempunyai istilah yang bermacam – macam.

Istilah-istilah tersebut ialah :

-Pada gerakan kaki mempunyai istilah seperti adeg, tanjak, hayog, sered, mancad, jinjit, sepak dan lain – lain. -Pada gerakan tangan mempunyai istilah seperti ngruji, teweng, gregem, bapangan, wolak walik, tangkisan dan lain – lain.

-Pada gerakan badan mempunyai istilah seperti ogek, entrag dan geblag. Pada gerakan leher mempunyai istilah seperti tolehan, lilingan dan coklekan.

-Yang terakhir pada gerakan bahu seperti kirig dan kedher.

Awal dari tarian yang satu ini hanya di iringi dengan acapela saja.Akan tetapi,seiring dengan perkembangannya, tarian ini juga di iringi dengan alat musik seperti kendang, terbangan, bedug, kecer, dan organ. Selain itu juga lagu yang di nyanyikan untuk mengiringi pertunjukan Tari Dolalak sangat beraga.

Tradisi ini di buka dengan lagu pembukaan dan  parikan atau pantun bahkan sampai lagu jenis pop, dangdut, dan campursari di kemas sesuai dengan gerakan para penari. Syair lagu yang di bawakan bertema tentang : agama, sindiran sosial, kegembiraan, percintaan dan nasihat kehidupan.

Pada saat pertunjukannya  tarian ini menggunakan baju lengan panjang dan celana pendek hitam dengan coraknya yang khas dengan warna keemasan pada bagian dada dan punggung.Perincian tentang kostum yang di kenakan ialah :

1.Pada bagian kepala biasanya menggunakan topi pet hitam dengan hiasan seperti bulu yang berwarna – warni. 2.Pada bagian kaki menggunakan kaos kaki dan sampur pinggang yang di ikat di sebelah kanan saja.

Kostum ini selalu berkembang dan mengalami berbagai perbaikan mulai dari celana yang di kenakan di atas lutut menjadi di bawah lutut dan bagi wanita yang berkerudung di ganti dengan topi yang sama.

Source Tari Dolalak Purworejo Jawa Tengah negeriku indonesia bhinika tunggal ika
Comments
Loading...