Tari Cepetan Kebumen

0 32

Tari Cepetan Kebumen

Tarian ini bernama Tari Cepetan. Kata “cepetan” berasal dari bahasa Jawa yaitu “cepet” yang berarti setan atau makhluk halus yang dipercaya berkeliaran saat petang. Mengapa tarian ini bisa diberi nama Tari Cepetan? Hal ini tidak bisa dilepaskan dari latar belakang atau asal usul tarian ini tercipta.

Tarian ini awalnya berkembang di Kecamatan Karanggayam tepatnya mulai abad ke XIX. Pada zaman penjajahan Belanda, lahan-lahan di daerah ini banyak yang berubah menjadi onderneming— perkebunan luas yang dikuasai Pemerintah Hindia Belanda. Melihat tanah mereka direbut oleh pihak asing, warga sekitar tidak bisa tinggal diam. Akhirnya lahirlah tarian ini sebagai bentuk perlawanan non-fisik kepada penjajah. Warga bermaksud untuk menakut-nakuti pemilik onderneming sehingga tidak kerasan dan memilih untuk meninggalkan wilayah onderneming tersebut.

Para penari memakai topeng yang dilukis dengan ekspresi wajah yang menyeramkan, ditambah lagi dengan rambut panjang yang berbahan dasar ijuk semakin memberikan efek horror pada penampilan penari. Topeng ini sendiri memakai bahan baku dari kayu pule. Teksturnya yang lunak dan mudah dibentuk membuat warga memilih kayu jenis ini untuk dibuat menjadi topeng. Selain itu, kayu pule ini juga dipercaya keramat dan pohonnya dihuni oleh roh-roh halus.

Seperti kebanyakan kebudayaan di Indonesia, Tari Cepetan ini juga tidak terlepas dari aspek magis. Sama seperti kuda lumping, tarian ini juga melibatkan makhluk halus yang dimasukkan ke dalam tubuh sang penari sehingga ia kehilangan kesadarannya. Hal ini biasa disebut dengan istilah trance, yaitu kondisi kehilangan kesadaran yang disebabkan oleh eksistensi lain.

Namun inilah yang menjadi daya tarik tari cepetan ini karena pada saat para penari kesurupan, mereka bisa melakukan atraksi- dinilai kurang memiliki perhatian pada budaya Indonesia. Selain itu, Pemda Kebumen juga melibatkan para penari cepetan ini untuk ambil bagian pada festival peringatan hari jadi Kebumen setiap tahunnya. Langkah ini dinilai efektif karena saat ini sudah lebih banyak orang yang tahu dan tertarik untuk mempelajari lebih jauh mengenai kesenian tari cepetan ini.

Semoga di masa mendatang, tari cepetan maupun kesenian Kebumen pada umumnya bisa lebih dikenali oleh masyarakat luar. Tidak hanya orang Kebumen saja, tapi juga oleh seluruh rakyat Indonesia bahkan sampai ke mancanegara. Agar bisa meningkatkan potensi pariwisata di Kebumen dan akhirnya bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga di Kebumen ini.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Tari-Cepetan/
Comments
Loading...