Tari Bedhaya Ketawang

0 278

Tari Bedhaya Ketawang

Bedhaya Ketawang mengandung arti di setiap masing-masing kata. ‘Bedhaya’ yang artinya penari wanita dan ‘ketawang’ artinya langit. Bila disatukan Bedhaya Ketawang mengandung arti penari wanita dari istana langit.

 

Tarian ini dipertunjukkan untuk acara resmi saja, yang bertujuan untuk menghibur. Cerita sejarahnya yaitu  tarian ini menceritakan tentang hubungan Ratu Kidul yang biasa kita kenal dengan Roro Kidul. Menurut kepercayaan setempat, bila ada yang menarikan Tarian ini, maka Nyi Roro Kidul atau Kanjeng Ratu Kidul akan menghadiri tarian tersebut dan ikut menari.

Biasanya tarian ini ditarikan oleh 9 orang wanita, dimana sembilan ini melambangkan Wali Songo, ada juga yang menyatakan 9 sebagai arah mata angin. Busana para penari pun biasanya menggunakan pengantin adat Jawa, dimana para penari menggunakan gelung besar dan aksesoris-aksesoris Jawa berupa centhung, sisir jeram sajar, tiba dhadha, garudha mungkur dan cundhuk mentul. Para penaripun diusahakan tidak dalam keadaan haid.

Musik yang dimainkan untuk mengiringi tarian ini biasanya Gending Ketawang Gede, bisa juga dengan gamelan. Tarian ini merupakan tarian salah satu tarian kebesaran saat penobatan dan peringatan  kenaikan tahta raja di Kasunanan Surakarta, jawa tengah. Namanya adalah Tari Bedhaya Ketawang. Tari Bedhaya Ketawang adalah tarian kebesaran yang hanya di pertunjukan ketika penobatan serta peringatan kenaikan tahta raja di Kasunanan Surakarta.

Tarian ini merupakan tarian sakral yang suci bagi masyarakat dan Kasunanan Surakarta. Nama Tari Bedhaya Ketawang diambil dari kata bedhaya yang berarti penari wanita di istana, dan ketawang yang berarti langit, yang identik sesuatu yang tinggi, kemuliaan dan keluhuran. Menurut sejarahnya, tarian ini berawal ketika Sultan Agung memerintah kesultanan Mataram tahun 1613 – 1645.

Pada suatu saat Sultan Agung melakukan ritual semedi lalu beliau mendengar suara senandung dari arah langit, Sultan agung pun terkesima dengan senandung tersebut. Dari kejadian itulah Sultan Agung menciptakan tarian yang diberi nama Bedhaya Ketawang.

 

Source Tari Bedhaya Ketawang negeriku indonesia bhinika tunggal ika
Comments
Loading...