Tari Bedhaya Anglir Mendhung Surakarta

0 35

Tari Bedhaya Anglir Mendhung

Menrut kepercayaan versi kraton Surakarta Hadiningrat tari ini merupakan ciptaan Kanjeng Panembahan Senopati dan Kanjeng Ratu Kidul ( kanjeng Ratu kencana Sari ) Anggapan ini bersumber dari kraton Surakarta Hadiningrat. tari srimpi sebagai hadiah berdirinya ibukota Mataram setelah peleret pindah.

Jumlah penari bedhaya ini disesuaikan dengan bedhaya Ka-sapta pada zaman hendran. Artinya tujuh penariremaja bibar pinjung ( remaja putrid yang berusia 18 tahun keatas ). Sejak Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma sampai dengan Paku Buwana III ini tidak pernah dipergelarkan.

Pada zaman Susuhunan Paku Buwana IV di Surakarta mulai bedhaya diingatkan adanya daya keramat bedhaya srimpi Anglirmendhung. Maka dalam pementasan Bedhaya Anglir mendhung seluruh sesajidan beberapa pantangan tidak boleh terlupakan, hal ini demi keselamatan Pada Zaman Susuhunan Paku Buwana V pernah mengubah jumlah penaridari tujuh menjadi empat penari putrid remaja ,dengan alasan keselamatan. Itupunhanya terselenggara sekalilengkap dengan segala sesaji Pada masa Paku Buana VI danVII, srimpi tersebut tidak pernah digelarkan..

Baru pada zaman Paku Buwana VIII jumlah penari srimpi tersebut dikembalikan menjadi tujuh remaja putri. Tetapi mulai Pakubuwana IX penari ditetapkan menjadi empat orang dengan catatan : hanya digelarkan pada saat dibutuhkan. Menurut osiking sasmita. Bisikan Kalbu, Dengandemikian Srimpi Anglirmendhung bagi kraton Surakarta hanya diselenggarakn sebagai pendorong sugesti, Hal-hal yang dapat diketahui dalam tarian ini meliputi :bunyi kalaimat pada cakepan kalimatyang mengingatkan kepada tata cara dan tujuan mangestiseorang raja. Adapun sesaji dan kukusing ( asap) dupa tidakkah diabaikan sedangkan nama gending sebagai pengiringnya ialah; Gending Srimpi anglir, Mendung, Kethuk Kalih Kerep, Minggah Ketawang Gending Kemanak , Suwuk, BukaSri Narendra, Dhawah Ketawang Lengen –gita, pelog pathet Barang.

Source http://macam-macam-tarian-daerah.blogspot.com http://macam-macam-tarian-daerah.blogspot.com/2015/05/macam-macam-tari-asal-surakarta.html
Comments
Loading...