Tari Batik Sanggar Greget Semarang

0 148

Tari Batik yang merupakan sebuah tari tradisi garapan yang didalamnya menceritakan tentang proses membatik di jaman peradaban dan beralih dimasa kekinian dimana batik sebagai symbol dari persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.Batik sebagai lambang kejayaan Bangsa Indonesia dengan segala keunikan, kelembutan, keaslian dan keragaman motip serta corak dengan menggunakan alat tradisional canting yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.Tarian ini diciptakan pada tahun 2008 oleh Yoyok B Priyambodo yang tergabung dalam Sanggar Greget, yang kali ini dipentaskan di pagelaran Pentas Tari Bersama di Taman Indonesia Kaya Semarang.

Yoyok B. Priyambodo lahir pada tanggal 25 April 1966 di Semarang, Belajar menari dari orang tuanya (Bpk/Ibu Soedibyo) di Sanggar Tari Kusuma Budaya pada tahun 1972. Kemudian pada tahun 1982 bersama keluarganya mendirikan Sanggar Greget Wilang, tapi kemudian berganti nama menjadi sanggar Greget pada tahun 1992 sampai sekarang

Pentas Tari Bersama ini diadakan pada hari Sabtu tanggal 1 Desember 2018. Pementasan di bagi dua, pada pukul 17.00 – 17.45 wib khusus tarian anak-anak, kemudian pada pukul 19.30 – 22.000 wib untuk tarian dewasa yang diselenggarakan di Taman Indonesia Kaya Semarang.Pementasan ini diadakan oleh Sanggar Greget Semarang yang bekerja sama dengan Kementrian Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan beserta Taman Indonesia Kaya Semarang.

Pada tahun ini mengambil tema “Gerakan Masyarakat Berbasis Budaya”dengan makna bahwa Pentas Tari Bersama ini benar-benar merupakan inisiatif dari gerakan masyarakat dan sanggar-sanggar tari dalam mengekspresikan jiwa seni sebagai bagian dari pelestarian dan pengembangang seni budaya Indonesia secara nyata.

Inspirasi tarian ini didapat dari melihat proses pembuatan batik dari membuat pola gambar yang kemudian ditoreh dengan malam dengan canting sampai proses jadinya batik yang siap digunakan oleh siapapun.

Tarian pernah ditampilkan pada Parade Tari Jawa Tengah, Pawai Budaya di TMII Jakarta  (2010) dan merebut juara umum, kemudian di bawa ke Chingay Parade Singapore (2013) menjadi The Best Champion serta juga di Istana Merdeka (2014). Selain itu juga pernah di tampilkan juga di  Negara Korea dan Cina.

Tarian sangat cocok ditarikan pada festival-festival, pameran batik atau acara yang berhubungan dengan seni budaya yang biasanya menampilkan produk-produk batik, yang bisa dijual ke wisatawan asing maupun lokal.

Dalam komposisi Tari Batik ini terkandung makna yang sangat dalam sekali, karena didalamnya sebenarnya menuliskan kehidupan manusia di dunia yang dilambangkan dari garis lurus, diagonal dan bulat yang merupakan gambaran kehidupan manusia yang sangat dinamis.

Gerakan tari ini mengambil ragam gerak tari tradisi Jawa dari mulai memola gambar batik, memegang canting, sampai jadinya batik yang semua geraknya bermakna simbolik yang dikombinasikan dengan gerak-gerak baru berupa gerak tari kerakyatan, klasik Jawa dari putri alus sampai putri lanyap .

Busana yang dikenakan merupakan modifikasi garapan, mulai dari sanggul ayu (tekuk) dengan tambahan mahkota kecil, giwang, kalung, kebaya dengan jarik bermotip batik yang ada di daerah pantai utara dan selatan Jawa ada semua ditarian ini.

Irama yang mengiringi menggunakan gamelan klasik Jawa laras Pelog dengan komposisi introduction ditambah syair-syair yang berisi tentang batik sebagai atraksi wisata, seni budaya.Tari Batik

Sebuah produk Bangsa Indonesia yang diciptakan yang berhubungan dengan adat, kepercayaan, seni budaya dengan pemahaman dan fungsi yang dalam. Batik mempunyai filososi tentang kehidupan manusia yang dipromosikan lewat tarian yang bisa menarik wisatawan asing maupun lokal untuk datang ke Indonesia khususnya Semarang, ujar Yoyok B Priyambodo.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-batik/
Comments
Loading...