Tari Angguk Yogyakarta

0 331

Tari Angguk Yogyakarta

Kesenian dari Tati Angguk merupakan satu dari sekian banyak jenis kesenian rakyat yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kesenian angguk berbentuk tarian disertai dengan pantun-pantun rakyat yang berisi berbagai aspek kehidupan manusia, seperti: pergaulan dalam hidup bermasyarakat, budi pekerti, nasihat-nasihat dan pendidikan. Dalam kesenian ini juga dibacakan atau dinyanyikan kalimat-kalimat yang ada dalam kitab Tlodo, meskipun bertuliskan huruf Arab, namun dilagukan dengan cengkok tembang Jawa.

Nyanyian tersebut dinyanyikan secara bergantian antara penari dan pengiring tetabuhan. Selain itu, terdapat satu hal yang sangat menarik dalam kesenian ini, yaitu adanya pemain yang “ndadi” atau mengalami trance pada saat puncak pementasannya. Sebagian masyarakat Yogyakarta percaya bahwa penari angguk yang dapat “ndadi” ini memiliki “jimat” yang diperoleh dari juru kunci pesarean Begelen, Purworejo.

Kesenian satu ini merupakan tarian tradisional yang unik asli dari Kulon Progo, Yogyakarta. Namanya adalah Tari Angguk. Apakah Tari Angguk itu? Tari Angguk adalah tarian tradisional dari Yogyakarta yang ditarikan oleh beberapa penari berpakaian serdadu. Tarian ini dinamakan Tari Angguk karena gerakan menarinya yang sering menganggukan kepala. Tari Angguk ini merupakan salah satu tarian tradisional yang populer di Yogyakarta, khususnya di Kulon Progo.

Tari Angguk ini hampir sama dengan Tari Dolalak dari Purworejo, kesamaan ini terlihat beberapa unsur seperti kostum dan penyajian dalam pertunjukannya. Hal ini mungkin dikarenakan daerahnya yang berdekatan, sehingga mempengaruhi kesamaan kesenian dan budayanya. Walaupun banyak kesamaan namun Tari Angguk ini memiliki ciri khas tersendiri, terutama pada gerakan tarinya.

Tari Angguk dibagi menjadi dua jenis, yaitu Tari Ambyakan dan Tari Pasangan. Tari ambyakan merupakan Tari Angguk yang di mainkan oleh banyak penari. Dalam pertunjukannya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Tari bakti, Tari srokal dan Tari penutup. Lalu Tari pasangan sendiri merupakan tarian yang dimainkan secara berpasangan. Dalam pertunjukannya terbagi menjadi 3 bagian, yaitu mandaroka, kamudaan, cikalo ado.

 

Source Tari Angguk Yogyakarta negeriku indonesia bhinika tunggal ika
Comments
Loading...