Tari Amorigel Khas Jawa Barat

0 16

Tari Amorigel yang merupakan sebuah tari khas Jawa Barat (Sunda) yang didalamnya menggambarkan tentang pergaulan para remaja putra-putri yang penuh dengan keceriaan dan kegembiraan layaknya dunia anak remaja dengan diterjemahkan dalam bentuk gerak pencak silat (penari putra) dan gerak yang centil dan gesit (penari putri). Secara filosofi, amor mempunyai arti bergaul atau bercampur, ngigel atau igel berarti menari, sehingga bisa disimpulkan sebuah tarian pergaulan yang dilakukan para remaja putra dan putri.

Tarian ini diciptkan oleh Mahasiswa Tari Kelas A angkatan 2017 ISI Yogyakarta pada tahun 2018, yang terinspirasi dari kebudayaan Jawa Barat (Sunda) yaitu ketuk tilu, pencak silat serta tari Jaipong Sonteng dan Cikeruhan karya Gugum GumbiraTari Amorigel dapat dikategorikan sebagai tari kelompok yang sangat cocok sekali ditampilkan di acara hiburan rakyat maupun festival-festival kesenian yang sekarang sering sekali diselenggarakan oleh daerah-daerah di Indonesia.

Tari Amorigel ditarikan di acara 3 SKS di ISI Yogyakarta, yang merupakan gabungan atau kolaborasi 3 KKM yang ada di Himpunan Mahasiswa Jurusan Tari ISI Yogyakarta  yaitu Seminar, Kedai Joged (dalam bentuk workshop tari) dan puncaknya Sepatu Menari, yang dilaksanakan dari tanggal 16-17 November 2018.

Acara 3 SKS pada tahun ini mengambil tema Sapto Manunggal Ing Roso” yang artinya dalam acara ini akan tampil 7 kelas dengan tarian dari 7 etnis yang berbeda mulai dari Yogyakarta, Kalimantan, Sunda, Bali, Padang, Batak dan Jawa, dimulai pukul 20.00-23.00 wib.

Komposisi internal dalam tarian ini menunjukan ketegasan gerak yang saling mengisi satu sama lain yang terlihat kompak yang menunjukan jiwa masa remaja yang penuh dengan semangat bergejolak yang penuh dengan harapan menuju pada tatanan kehidupan yang lebih baik dan mengikuti perkembangan jaman.

Gerak dalam tarian ini mengembangkan gerak dasar Tari Sonteng dan Cikeruhan yang memiliki awalan saling menunjukan kebolehan antara laki laki dan perempuan setelah itu gerak yang saling merespon antar penari dengan pola lantai yang sangat dinamis dan variatif yang menujukan tarian individu maupun berpasangan antar penarinya.

Busana yang dikenakan menggunakan baju khas Jawa Barat (Sunda) yang sudah di kreasi dan dikembangkan tanpa meninggalkan bentuk aslinya, dengan riasan cantik dan ganteng yang menambah karakter yang dibawakan oleh para penarinya.

Iringan musik pada tarian ini menggunakan alat musik tradisonal khas Jawa Barat berupa gendang, ketuk, kecrek, gong dan rebab, dimana suara alat musik yang paling dominan adalah kendang yang menghidupkan tarian ini.

Sebuah tarian pertunjukan yang sudah beralih menjadi seni pertunjukan yang sangat popular dikalangan masyarakat yang keberadaannya di sokong oleh unsur-unsur yang sangat sederhana yang mempunyai pola baku didalam geraknya yang merupakan cerminan tari  kerakyatan.

Source https://myimage.id https://myimage.id/tari-amorigel/
Comments
Loading...