Tangerang Krisis Ikon Seni Dan Budaya

0 53

Lepasnya Kabupaten Tangerang dari Jawa Barat dan menjadi bagian dari Provinsi Banten, serta terjadinya pemekaran wilayah menjadi tiga daerah tingkat II, secara adminisratif Tangerang mengalami krisis identitas ikon seni dan budaya.

Sejauh ini, seni budaya yang berkembang di wilayah Tangerang berasal dari beberapa kultur masyarakat yang berbeda, Tionghoa, Sunda, Jawa, Melayu, serta Betawi, dan sudah berkembang mapan sejak masih bergabung di provinsi Jawa Barat. Bahkan sejak sebelum kemerdekaan.

Kalau bicara budaya Tangerang, ini memang ada pengaruh dari beberapa kultur, seperti Sunda, Tionghoa, Jawa, Melayu, dan Betawi. Untuk itu, saat ini sedang menata dan menginventarisir seni dan budaya apa saja yang dimiliki oleh Kabupaten Tangerang.

Untuk mencari identitas yang bisa dijadikan sebagai ikon khas kabupaten Tangerang, dengan menggali potensi yang ada memalui ajang lomba atau kompetisi. “Karena secara administratif, seni dan budaya yang ada di kabupaten Tangerang ini tidak bisa diklaim sebagai milik kabupaten Tangerang. Seperti cokek, kita tidak bisa mengklaim , atau wayang golek. Kita hanya mempunyai kewajiban untuk tetap melestarikan saja. Salah satu ikon kabupaten Tangerang yang sudah mulai terbangun adalah seni tari kreasi cukin. Tari cukin adalah tari kreasi modern yang berakar dari seni tari tradisonal cokek. “Meskipun ini tari kreasi modern, tapi nuansa yang ditampilkan tetap tradisional termasuk musik pengiringnya.

Selain tari cukin, ikon kabupaten Tangerang yang saat ini sedang diajukan ke lembaga hak dan kekayaan intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia adalah batik khas kabupaten Tangerang.

Source https://merahputih.com https://merahputih.com/post/read/tangerang-alami-krisis-identitas-ikon-seni-dan-budaya
Comments
Loading...