Tahap Pertama Tradisi Tedhak Siten Di Jawa

0 24

Tahap Pertama Tradisi Tedhak Siten Di Jawa

Tedhak Siten merupakan salah satu adat dan tradisi masyarakat Jawa  (Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta). Tradisi Tedhak Siten (Tedak Siten) juga dikenal sebagai ritual turun tanah pertama kali bagi bayi.  Istilah dari Tedhak Siten sendiri berasal dari dua kata yaitu Tedhak yang berarti kaki atau langkah dan Siten yang berasal dari kata Siti yang artinya tanah. Jadi, tedhak siten merupakan sebuah acara adat dimana seorang anak yang berumur tujuh lapan (7 x 35 hari atau 245 hari) akan dituntun oleh ibunya untuk berjalan menapak diatas tanah.

Dalam pelaksanaan ritual atau tradisi Tedhak Siten biasanya dihadiri oleh keluarga inti (ayah, ibu, kakek dan nenek) serta kerabat keluarga lainnya.

Tahap 1


Pada tahap ini, sang anak akan dituntun oleh sang Ibu untuk berjalan diatas 7 jadah (makanan yang terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan garam dan kelapa yang kemudian dikukus, dihaluskan dan dicetak) dengan 7 warna berbeda yaitu putih, merah, hijau, kuning, biru, coklat, dan ungu.

Warna-warna dari jadah tersebut merupakan simbol dari warna-warna kehidupan. Pengaturan jadah tersebut dimulai dari yang berwarna gelap hingga berwarna terang (putih) sebagai simbol bahwa akan ada jalan keluar yang terang dari setiap masalah yang menghadang.

Sementara jumlah 7 mengacu pada bahasa Jawa Pitu yang bermakna pitu atau pertolongan, dimana dalam perjalanan sang anak dalam setiap tahap kehidupannya kelak, semoga selalu mendapat pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Source http://www.tradisikita.my.id/ http://www.tradisikita.my.id/2018/07/tedhak-siten-ritual-adat-turun-tanah.html
Comments
Loading...