Setuponan di Pura Mangkunegaran Surakarta

0 23

Setuponan di Pura Mangkunegaran adalah sebuah hari dimana digelar pagelaran seni dan budaya secara rutin di Pura Mangkunegaran yang menampilkan seni budaya Indonesia khususnya Jawa. Pagelaran ini merupakan bagian dari pelestarian seni dan budaya Indonesia yang di prakarsai oleh Kraton Pura Mangkunegaran Surakarta.

Setuponan di Pura Mangkunegaran ini sebagai peringatan hari lahirnya KGPAA Mangkunegara IX yang lahirnya pada hari Sabtu Pon, tapi pada hari tertentu seperti pada bulan Ramadhan acara pagelaran seni ini ditiadakan atau dapat diistilahkan pada bulan Ramadhan acara Setu Ponan tidak diperkenankan digelar di Pura Mangkunegaran.

Rata-rata yang tampil pada pegelaran Setu Ponan ini bukan hanya Tari Klasik Jawa saja, tetapi ada pula yang menampilkan tari-tari non klasik Jawa atau orang awam menyebut Tari Klasik Jawa yang sudah di modifikasi. Tapi ada juga yang menampilkan seni dan budaya Jawa non tari seperti macapat bahkan tari dari luar Jawa seperti tari Bali.

Pagelaran seni budaya Setuponan di Pura Mangkunegaran Surakarta ini sangat menarik untuk disaksikan siapa saja, tidak hanya wisatawan lokal saja, tapi banyak pula yang datang dari luar Kota Surakarta yang datang untuk menyaksikan acara ini. Bahkan banyak pula wisatawan asing yang melihat pagelaran ini makala mereka sedang berkunjung di Kota Surakarta seperti dari negara Belanda, Cina maupun Jepang.

Acara ini tidak hanya diikuti oleh sanggar-sanggar tari atau sekolah tari di Surakarta saja tapi terbuka untuk umum atau siapa saja yang mau menampilkan seni dan budaya Indonesia, Jawa khususnya. Pada pagelaran kali ini menampilkan 8 tarian tari Jawa. Tampil pertama kali adalah tari Gambyong Mudhotomo dari Sanggar Tari Surya Sumirat GPH. Herwasta Kusumo dari Pura Mangkunegaran Surakarta. Kemudian diikuti oleh tari Langgen Kusomo dari Daniswara Seni Tari Tradisi dan Kreasi dari Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Tari Golek Lambang Sari dari akademi Seni mangkunegaran (ASGA) Surakarta, kemudian Tari Gelang Room persembahan dari Komunitas Seni Oengaran Menari Ungaran Semarang, di lanjutkan Tari Topeng Klono Panji dari PAKARTI Pura Mangkunegaran Surakarta. Bahkan anak-anak kecilpun ikut pagelaran ini dengan menampilkan Tari Burung Nuri dari Daniswara Seni Tradisi dan Kreasi Ambarawa Kabupaten Semarang, yang dilanjutkan tari topeng Kenes dari Komunitas Seni Oengaran Menari Ungaran Semarang, dan diakhiri oleh Tari Putu Manggala dari Daniswara Seni Tradisi dan Kreasi Ambarawa Kabupaten Semarang.

Sebuah pagelaran seni dan budaya yang mempunyai makna dan tujuan yang sangat mulia. Dengan semakin intensifnya Setuponan di Pura Mangkunegaran seperti ini, maka seni dan budaya Indonesia akan semakin dikenal oleh masyarakat secara luas baik dari dalam maupun luar negeri dan diharapkan semua elemen bangsa ikut mendukung pelestarian seni dan budaya, sehingga tercipta kesinambungan dan terus lestari untuk menyongsong masa yang akan datang.

Source https://myimage.id https://myimage.id/setuponan-di-pura-mangkunegaran-surakarta/

Leave A Reply

Your email address will not be published.