Serok Kuali: Permainan Tradisional dari Jakarta

0 57

Permainan rakyat Jakarta yang hanya membutuhkan biji-bijian dan daun pisang muda saja. Serok berarti menyendok atau mengambil sesuatu dengan menggunakan alat tertentu. Dalam permainan ini yang disendok adalah biji-bijian dari biji sawo, biji sangak (bentuknya kecil, berwarna merah dan hitam), atau batu kerikil. Sedang sendoknya terbuat dari daun pisang yang telah dilipat dan dibentuk menjadi semacam serak/sendok. Serok kwali kebanyakan dimainkan oleh anak perempuan yang berumur 6-12 tahun. Banyak dikenal oleh masyarakat di daerah Duren III, Kecamatan Mampang Prapatan.

Permainan diawali dengan suit atau gambreng/hompimpa untuk menentukan siapa yang jalan/mulai main lebih dulu. Kemudian para pemain bersimpuh membentuk lingkaran sambil meletakkan biji-bijiannya ke tengah lingkaran. Pemain yang jalan dulu, menggenggam biji-bijian itu dan menyebarnya ke lantai. Kemudian dengan daun mengambil (menyendok) biji-biji yang sudah tersebar ke lantai satu demi satu dan diletakkan di dekat kakinya.

Sekali menyerok tidak boleh lebih dari satu biji dan mengenai biji yang lain sehingga harus hati-hati. Kalau sampai terjadi maka pemain dianggap mati (berhenti main) dan diganti oleh pemain berikutnya. Biji yang berhasil dikumpulkan akan menjadi miliknya. Pemain yang bijinya paling banyak akan dianggap sebagai pemenang. Jika biji-biji sudah habis, permainan tetap dilanjutkan dari awal. Jika ada pemain yang kehabisan biji, maka ia tidak bisa ikut lagi atau pemain lain yang meminjamkan biji-bijiannya. Dengan syarat biji-biji pinjaman itu akan dikembalikan jika menang dalam permainan berikutnya.

Source http://budaya-indonesia.org/Serok-Kuali http://budaya-indonesia.org

Leave A Reply

Your email address will not be published.