Serat Kancil Kridhamartana

0 3

Serat Kancil Kridhamartana

Cerita dari siklus Kancil, mulai dengan lembu yang kelaparan ditolong oleh Harimau sampai dengan Si Kancil membebaskan Kuwuk yang dibuang ke Ngayah. Teks ini terdiri dari 68 pupuh, dan masih dalam satu versi dengan MSB/L 168 serta edisi yang diterbitkan di Yogyakarta tahun 1909. Ringkasan edisi cetak itu, yang hanya sampai pupuh 41 kemudian terputus, dapat dibaca pada pretelan II: 250-255. Lihat juga sinopsis yang dibuat oleh R. Tonojo, Surakarta, 1935, 2 halaman ketikan, yang dilampirkan pada naskah asli.

Kolofon depan naskah ini (h.1) menyebutkan raden Panji Sasrawijaya sebagai pengarang teksnya. Mengenai identifikasi pengarang edisi cetak yang rupanya salah, lihat keterangan bibliografis MSB/L186. Penulisan teks dimulai pada hari rabu pon,6 Muharan, Jimawal 1805, “Tata Sirna Esthi Ing Bumi” (2 Februari 1876). Walaupun kolofon hanya menyebutkan Yogyakarta sebagai tempat penulisan, keterangan tambahan dari masa Panti Boedja memberi tambahan data sebagai berikut : “Serat Kantjil Kridomartono, gekocht van R.L Wiryopangarto, gekocht van R.L. Reksoharjono, maart 1934. Babon sampai Ngajogja, Pakoealaman. “bahwa teks ini merupakan karangan Pakualaman diperkuat dengan adanya sasmitaning tembang yang dipakai menurut adatnya di Pakualaman (lihat uraian pada Brandes 1903). Untuk informasi umum mengenai korpus Serat Kancil, lihat keterangan bibliografis MSB/L180.

Mengenai penyalinan naskah ini, tidak disebutkan dalam teks, tetapi kertas yang digunakan rupanya dibuat sekitar awal abad ke-20. Pada h.iii naskah terdapat peringatan ditunjukan kepada orang lain yang mau pinjam buku ini dari empunya. “Kang nganggo layang iki kudu kang ngati-ati”. Kemudian tambahan orang lain, “anggonku nganggo, iya wis ngati-ati, nanging yen ono luputku,aku ngapuranen.” Tikan sudah jelas bahwa naskah dibuat sekitar tahun1930-an atau sesudahnya. Naskah ini tidak diketik dengan cara yang biasanya dipakai dalam ketikan hasil Panti Boedja.

Source http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id/heritage/naskah-kuno/1640

Leave A Reply

Your email address will not be published.