Serat Dewaruci

0 82

Serat Dewaruci

Sejak orang-orang di seluruh Nusantara mulai mengenal tulisan, mereka banyak sekali menghasilkan karya-karya yang dituliskan dalam berbagai media seperti: lontar, batu, kayu dan lain sebagainya. Tulisan-tulisan yang jumlahnya ribuan tersebut saat ini banyak yang sudah hilang (hanya berupa salinannya saja) atau telah dibawa dan disimpan di museum-museum yang ada di luar negeri. Salah satu dari sekian banyak tulisan tersebut adalah Serat Dewaruci. Serat Dewaruci adalah salah satu naskah kuno yang mempunyai banyak versi, namun mempunyai alur cerita yang hampir sama yang menampilkan tiga tokoh utama, yaitu: Sang Bima Sena sebagai peraga penuntut cita-cita; Resi Durna sebagai perantara yang memberikan wejangan atau petunjuk jalan; dan Sang Dewaruci sebagai tokoh guru sejati yang menyempurnakan segenap cita-cita Sang Sena.
Secara ringkas isi setiap versi Serat Dewaruci bercerita tentang Sang Bima Sena, wakil dari lima bersaudara satria Pandawa yang merasa kecewa karena belum memiliki Tirta Pawitradi yang dianggap sebagai lambang kesucian. Agar keinginannya tersebut dapat terlaksana, yaitu memperoleh Tirta Pawitradi, maka Sang Sena menemui Resi Durna untuk meminta petunjuk. Singkat cerita, berkat ketaatan dan ketekunan Sang Sena mengindahkan wejangan Resi Durna akhirnya ia bertemu dengan Sang Guru Sejati, Dewaruci. Dan dari pertemuan tersebut, ia kemudian mendapatkan Tirta Pawitradi.
Demikian pokok-pokok yang dapat diambil dari cerita Dewaruci. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa:
(1) seseorang cenderung berusaha agar dapat meningkatkan diri lahir dan batin guna mencapai hakikat diri pribadinya;
(2) sebagai realisasi dari keinginannya itu, seseorang berusaha mencari jalan (ilmu) yang dapat mengantar cita-citanya; dan
(3) apabila ia bersungguh-sungguh dalam mencapai cita-citanya itu, maka niscaya Tuhan akan mengabulkan dan melimpahkan rahmat-Nya sesuai dengan proporsinya sebagai manusia.
Source http://uun-halimah.blogspot.co.id/ http://uun-halimah.blogspot.co.id/2009/01/serat-dewaruci.html
Comments
Loading...