Sepenggal Kisah Arjuna di Candi Jago Malang

0 74

Sepenggal Kisah Arjuna di Candi Jago Malang

Candi Jago diperkirakan dibangun sekitar abad ke-13 oleh Raja Kertanegara sebagai tempat persemayaman abu jenazah ayahandanya, Raja Singhasari keempat yang bernama Wisnuwardhana. Candi Jago dibangun menggunakan batu andesit atau batu kali dengan struktur bertingkat tiga menyerupai punden berundak. Sedangkan punden berundak sendiri konon adalah arsitektur khas peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia yang hidup di jaman pra sejarah.

Candi dengan lebar 14 meter, panjang 23, 71 meter dan tinggi 9,97 meter ini memang hanya berupa reruntuhan, karena menurut masyarakat setempat bagian atas Candi Jago telah hancur akibat sambaran petir. Menurut kitab Negarakertagama, pembangunan Candi Jago berlangsung pada tahun 1268 hingga 1280 dan dipugar oleh Raja Adityawarman dari Kerajaan Melayu pada tahun 1343.

Kisah Arjuna Diabadikan di Candi Jago

Cerita dalam relief di tingkat kedua Candi Jago mungkin lebih familiar di telinga, terutama jika anda penggemar serial Mahabharata yang ditayangkan di stasiun tv swasta. Relief tingkat kedua terdiri dari dua bagian, yaitu Parthayajna dan Arjunawiwaha. Keduanya menceritakan kesialan Pandawa yang kalah di meja judi akibat akal licik Sangkuni. Kerajaan mereka disita dan mereka harus hidup sebagai orang biasa selama 12 tahun di dalam hutan.

Arjuna pergi meninggalkan saudara-saudaranya untuk bertapa, memohon agar Dewa Siwa memberikan senjata ampuh buat mengalahkan para Kurawa. Dewa Siwa memang menganugerahkan senjata sakti yaitu panah Pasopati pada Arjuna. Namun dengan syarat Arjuna harus ikut ke kahyangan dan mengalahkan raksasa Niwatakaca yang saat itu sedang menyerbu istana para dewa.

Konon, Niwatakaca menyerbu kahyangan lantaran niatnya melamar seorang bidadari bernama Dewi Supraba ditolak oleh para dewa. Arjuna akhirnya berhasil membinasakan Niwatakaca dan ia bukan hanya mendapat hadiah panah Pasopati, tapi juga dinikahkan dengan Dewi Supraba. Arjuna lalu teringat akan saudara-saudaranya yang hidup di hutan. Ia berpamitan untuk pulang karena ingin balas dendam pada Kurawa.

Selain relief kisah Mahabharata yang sarat dengan ajaran Hindu, ada juga kisah Kunjarakarna yang menceritakan kisah raksasa Kunjarakarna yang taat beribadah dan beragama Budha dipahatkan dalam relief sisi timur laut Candi Jago. Ini karena Raja Wisnuwardhana beragama Siwa Buddha, sebuah agama yang merupakan perpaduan antara agama Hindu dan Budha.

Source Sepenggal Kisah Arjuna di Candi Jago Malang PegiPegi
Comments
Loading...