Seni Tradisional Banten : Seni Patingtung

341

Seni Tradisional Banten : Seni Patingtung

Istilah Patingtung belum diketahui secara pasti berasal dan kata atau istilah apa. Kata Patingtung dapat diuraikan menjadi tiga buah suku kata yaitu p ting rung yang berasal dari Pk suara gendang kulanter atau iIpk (Kendang kecil yang diberdirikan), ThIg suara gendang jpjjjg (Kendang kecil yang dibaringkan) dan Twig adalah suara kendang atau bedug yang besar (Nenok, 2000:15).

Seni Patingtung gerk dasarnya didominasi oleh gerakan pencak silat, mulai dan gerakan pembukaan sampi penutupan. Karena itu seni Patingtung identik dengan pencak silat. Seni Patingtung biasanya disajikan baik secara tunggal, duet, maupun kelompok yang kadang-kadang diselingi dengan seni tari yang atraktif seperti tari piring atau debus. Jurus silat yang dijadikan dasar sama seperti jurus-jurus silat pada umumnya.

Latar Belakang, Sejarah dan Fungsi Seni Patingtung

Lahirnya seni patingtung tidak diketahui secara jelas, namun pada umumnya kelompok seni patingtung berkembang pada masyarakat Banten yang berbahasa Jawa. Menurut data dan informasi yang ada dapat disimpulkan bahwa munculnya Seni Patingtung bersamaan dengan masa berkembangnya zaman Kesultanan Banten sekitar tahun 1552 (Team Study Pengembangan Kesenian Tradisional Serang, 1992:68).

Anggapan tersebut muncul karena pada zaman Kesultanan Banten semua aspek kehidupan masyarakatnya berkembang termasuk seni tradisional rakyat. Kemudian munculnya seni tradisional Banten tidak bisa dilepaskan den syiar Agama Islam yang dilakukan oleh para ulama dan tokoh agama. Seni patingtung muncul pada mulanya sebagai alat para ulama untuk mengumpulkan masyarakat.

Source http://infobanten22.blogspot.com/ http://infobanten22.blogspot.com/2012/03/seni-tradisional-banten-seni-patingtung.html
Comments
Loading...