Seni Tradisi Ronjengan

0 90

Seni Tradisi Ronjengan

Ronjengan dalam bahasa Jawa disebut juga dengan Lesung. Lesung merupakan alat tradisional untuk mengolahan padi yang telah dipanen atau yang disebut dengan gabah untuk menjadi beras. Fungsi alat ini adalah memisahkan kulit gabah dari beras secara mekanik dengan cara ditumbuk. Lesung sendiri sebenarnya hanya wadah cekung, biasanya dari kayu besar yang diberi lobang pada bagian tengahnya dengan menggunakan tatah. Gabah yang akan diolah ditaruh di dalam lubang tersebut. Padi atau gabah lalu ditumbuk dengan alu, yaitu semacam tongkat tebal dari kayu, dengan cara berulang-ulang sampai beras terpisah dari sekam.
Pada perayaan panen masyarakat desa biasanya melakukan tradisi menumbuk padi dengan lesung secara bersama-sama. Ukuran lesung yang digunakan untuk menumbuk padi biasanya tiga meter dan ditumbuk dua sampai tujuh orang sehingga menghasilkan suara yang enak didengar. Selain menumbuk mereka juga sambil bernyanyi seiring dengan suara musik yang dihasilkan oleh lesung yang serupa klotekan.
Dalam perkembangannya tradisi ini juga sering dijadikan sebagai ajang lomba pada perayaan 17an ataupun acara lainnya yang bertemakan seni dan budaya dengan maksud melestarikan kesenian ini. Namun seiring dengan berkembangnya jaman, tradisi ini lama kelamaan mulai surut karena alat tumbuk padi sekarang dirubah dengan yang lebih modern yaitu dengan menggunakan diesel. 
Source https://oklek-panjilaras.blogspot.co.id https://oklek-panjilaras.blogspot.co.id/2010/08/ronjengan.html
Comments
Loading...