Sejarah Saparan Kalibuko, Adat Istiadat dari Kulon Progo

0 227

Kalibuka adalah sebuah pedusunan di Desa Kalireja, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Terdapat dua pedukuhan yaitu Kalibuka I dan Kalibuka II. Upacara Adat Saparan Kalibuka dilaksanakan di kedua pedukuhan ini.

Sejarah Upacara Saparan Kalibuka adalah kisah perjalanan Sunan Kalijaga ketika melakukan siar agama arah Selatan dan berhenti di tempat yang datar dan rata untuk berbuka puasa. Sunan Kalijaga berkata, “Sesuk nek ana rejaning jaman, tak jenengake desa Walibuka.” (besok jika ada kesejahteraan zaman, tempat ini saya sebut desa Walibuka). Mereka makan nasi putih dengan lauk sate lengkap dengan bumbunya.

Nasi (Bhs Jawa: upa) sisa makan berceceran di tempat mereka berbuka puasa. Nasi/upa yang tercecer tumbuh menjadi pohon besar dan tusuk sate (sujen) menjadi rumpun bambu/Pring Gedhe yang ada di daerah Sebatur. Bumbu sate yg terbuat dari asem tercecer menjadi pohon asem yang sampai sekarang masih hidup dan dirawat dengan baik. Pring Gedhe yang terletak di sebelah timur wilayah Sebatur, yang dipagari bambu dan selalu diganti pagarnya setiap kali bersamaan dengan Saparan Kalibuka. Tempat berbuka puasa ini sekarang dipakai sebagai tempat menyelenggarakan Upacara Adat Saparan Kalibuka.

Source http://kulonprogokab.go.id/v21/upacara-adat_224_hal http://kulonprogokab.go.id
Comments
Loading...