Sejarah Perkembangan Kesenian Ubrug Banten Pada Zaman Kolonial

0 200

Istilah ubrug diambil dari bahasa Sunda yaitu saubrug-ubrug yang artinya bercampur baur. Dalam pelaksanannya, kesenian ubrug ini kegiatannya memang bercampur yaitu antara pemain atau pelaku dengan nayaga yang berada dalam satu tempat atau arena. Untuk memberikan keterangan mengenai sejarah pertunjukan ubrug (topeng), perlu penggambaran periodesasi untuk mempermudah menulusuri sumber-sumber yang diperoleh dari zaman-ke zaman. Berikut ini sejarah pertunjukan ubrug dari zaman kolonial.

Ubrug Zaman Kolonial
Sementara itu sumber lain yang menggambarkan kesenian ubrug (topeng) digambarkan oleh Thomas Stamford Raffles dalam perjalanan dinasnya ke Nusantara dan mendokumentasikan kehidupan masyarakat di Pulau Jawa dari tahun 1776-1813 yang ditulis dalam bukunya The History of Java, menjelaskan tentang pertujukan kesenian topeng dan lawakan. Topeng merupakan kesenian masyarakat yang biasa di pentaskan untuk hiburan pesta panen dan acara perkawinan, dengan mengedepankan komedi atau lawakan oleh para pemainnya.
Diceritakan pula mengenai pertunjukan oleh Rafles, seorang aktor yang menjadi tokoh komedinya dengan mementaskan idiom-idiom kebodohan sang aktor, seperti orang idiot, lenggak-lenggok mengikiti irama yang mengalun selama pertunjukan berlangsung.
Banyak digambarkan bentuk pertunjukan kesenian yang biasa ditampilkan dimasyarakat maupun di masyarakat kota keraton, oleh pelancong Eropa yang singgah di Jawa khususnya Banten, antara lain: drama, topeng, lawakan, berbagai pertunjukan wayang dan lain-lain.
Bahkan digambarkan pula oleh Ahmad Djayadiningrat dalam catatan dinasnya selama menjadi pejabat pemerintahan sejak asisten kewedanaan (setingkat camat) hingga menjadi bupati. Bahwa masyarakat sekitar daerah yang dipimpinnya itu gemar mengadakan acara hiburan rakyat seperti topeng, jaipong, reog, jaran bilik dan lain-lain. Bentuk hiburan ini sering terjadi keributan oleh para penontonnya. Kendati demikian masyarakat tetap menyelenggarakan hiburan rakyat tersebut. Hal inilah sehingga ada perintah larangan beberapa jenis pertunjukan rakyat.
Source http://wisata-indonesia-elipl.blogspot.co.id/ http://wisata-indonesia-elipl.blogspot.co.id/2016/02/ubrug-teater-rakyat-banten.html
Comments
Loading...