Sejarah Kerajaan Parahyangan ( Kerajaan Sunda )

0 38

Sejarah Kerajaan Parahyangan

Ada banyak sekali nama dari kerajaan parahyangan ini. ada yang menyebutkan kerajaan parahyangan, ada kerajaan sunda, kerajaan papajaran atau kerajaan pasundan. Kerajaan ini berdiri sekitar tahun 932 sampai 1579 masehi. Kerajaan ini berada di sebelah barat pulau jawa. Ada di banten, jawa barat, jakarta dan sebagian wilayah jawa tengah. Bahkan menurut catatan sejarah kerajaan ini pernah menguasai wilayah selatan pulau sumatera. Menjadi kerajaan bundha dan hindu di indonesia. Lalu pada abad ke 14, kerajaan parahyangan beribukota di pakuan pajajaran. Pada tahun 1579 kerajaan sunda ini runtuh.

Catatan Sejarah Kerajaan Parahyangan

Ada banyak sekali catatan sejarah tentang kerajaan sunda ini. Nama  sunda sendiri banyak ditemukan di naskah kuno, prasasti dan catatan sejarah dari luar negeri. Tapi menurut ahli sejarah, belum begitu banyak prasasti tentang kerajaan ini yang ditemukan di jawa barat. Menurut sebuah catatan, hal ini dikarenakan kerajaan sunda sempat berpindah-pindah tempat, sebelum akhirnya runtuh dan menghilang. Menurut rockhill dan hirth, ada catatan sejarah cina yang menceritakan tentang keberadaan kerajaan sunda ini.

Dinasti sung selatan yang merupakan inspektur perdagangan, pada waktu itu sering melakukan perdagangan ke negara-negara asing. Dari hasil laporannya, dia menyebutkan tentang perabuhan di sin to, dalam catatannya dia berkata, ada masyarakat yang tinggi di pinggir pantai dan bekerja di bidang pertanian. Rumahnya dibuat diatas tiang (rumah panggung). Dari catatan ini mengatakan kalau dulu di sekitar pantai, terdapat daerah yang masyarakatnya bekerja sebagai petani. Selain dari catatan dari cina, juga ada catatan dari seropa, dalam sebuah buku berjudul suma ariental, dikatakan bahwa kerajaan sunda memiliki luas setengah dari pulau jawa.

Source https://pesonabumiparahyangan.com/ https://pesonabumiparahyangan.com/sejarah-kerajaan-parahyangan-kerajaan-sunda/

Leave A Reply

Your email address will not be published.