budayajawa.id

Sejarah Kerajaan Kalingga

0 47

Sejarah Kerajaan Kalingga

Kerajaan Holing (Kalingga) diperkirakan berkembang sekitar pada abad ke-7 Masehi sampai abad ke-9 Masehi dan merupakan kerajaan bercorak Hindu. Dimanakah letak pusat Kerajaan Kalingga sampai saat ini masih belum dapat diketahui secara pasti. Menurut berita dari Cina (dinasti Tang), Kalingga disebut She-Po dan letaknya berada di Pantai Utara Jawa. Pendapat lain J.L. Moens menyatakan bahwa Kalingga berada di Semenanjung Malaya. Lain lagi pendapat dari W.P. Meyer, ia menyatakan bahwa Kerajaan Kalingga berada di Jawa Tengah.

Raja-raja yang Memerintah Kerajaan Kalingga

Kerajaan Kalingga diperintah oleh Ratu Shima pada tahun 647 M, Ratu Sima dikenal sebagai ratu yang bertindak adil dan bijaksana. Ratu Shima  merupakan ratu yang sangat tegas, sebagai bukti ketegasan Ratu Shima menghukum putranya sendiri yang melanggar aturan.

Ratu Shima beragama Hindu aliran Syiwa dan pada masa pemerintahaannya Kerajaan Kalingga mengalamai masa keemasan. Dalam naskah Carita Parahyangan, Ratu Shima menikah dengan Mandiminyak (putra mahkota Kerajaan Galuh). Kemudian Mandiminyak menjadi raja Kedua dari Kerajaan Galuh. Ratu Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha.

Kemudian Sanaha menikah dengan raja ketiga Kerajaan Galuh yang bernama Bratasenawa, dari pernikahan itu dikaruniai seorang anak bernama Sanjaya. Setelah Ratu Shima meninggal pada tahun 732 M, Sanjaya akhirnya menjadi Raja Kerajaan Kalingga bagian utara, yang selanjutnya nama Kerajaan Kalingga utara tersebut disebut dengan Bumi Mataram.

Setelah itu Raja Sanjaya mendirikan Dinasti Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno. Dinasti Kerajaan adalah sistem kerajaan dimana pemimpin kerajaan dan penerusnya berasal dari anak cucunya.

Peninggalan Kerajaan Kalingga

Prasasti Tuk Mas

Prasasti Tukmas bertuliskan huruf Pallawa dan menggunakan bahasa Sansekerta. Prasasti ini ditemukan di Dusun Dakawu, Desa Lepak, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tepatnya di lereng Barat Gunung Merapi.

Prasasti ini bertuliskan tentang mata air yang jernih dan bersih. Sungai yang mengalir dari sumber air tersebut disamakan dengan Sungai Gangga yang berada di India. Pada Prasasti Tuk Mas juga terdapat gambar-gambar seperti kendi, kelasangka, trisula, cakra, bunga teratai dan kapak.

Prasasti Sojomerto

Prasasti Sojomerjo bersifat keagamaan Siwais dan ditemukan di Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Prasasti Sojomerjo bertuliskan huruf Kawi dan berbahasa Melayu Kuno serta berasal dari kira-kira abad ke-7 M.

Prasasti ini berisi keluarga dari tokoh utama Dapunta Selendra yaitu ayahnya bernama Santanu sedangkan ibunya bernama Bhadrawati lalu istrinya bernama Sampula. Menurut Prof. Drs. Boechari, Dapunta Selendra merupakan cikal bakal raja-raja keturunan Wangsa Sailendra yang kemudian berkuasa di Kerajaan Mataram Hindu.

Candi Angin

Candi Angin merupakan candi yang ditemukan di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Candi Bubrah

Candi Bubrah juga ditemukan di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kedua temuan candi ini dapat menunjukan bahwa kawasan pantai utara Jawa Tengah pada zaman itu berkembang kerajaan bercorak Hindu Siwais.

Source Sejarah Kerajaan Kalingga Sejarah Kerajaan Kalingga (Holing): Ringkasan Komplit
Comments
Loading...