Sejarah Jawa : Tumpahan Cupumanik Astagina, Jawa

0 68

Inilah salah satu objek wisata yang cukup terkenal di Dataran Tinggi Dieng. Keunikan aneka warna yang menghiasi air telaga ini menjadi daya tarik utama para pengunjung untuk datang ke sini. Terletak di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Telaga Warna menjadi salah satu objek wisata andalan di Dataran Tinggi Dieng. Terletak di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut, pada saat-saat tertentu dapat terlihat lima warna yang menghiasi permukaan air di telaga ini.

Kelima warna tersebut adalah merah, hijau, biru, abu-abu, dan kuning. Hanya saja, kesempatan untuk melihat kelima warna tersebut akan didapat pada sekitar Bulan Juli atau Bulan Agustus, atau ketika musim kemarau. Selain dari dua bulan tersebut, warna pada permukaan air hanya akan terlihat empat macam. Ada beberapa hal yang mempengaruhi aneka warna pada permukaan air di telaga ini. Faktor-faktor tersebut adalah plankton, kandungan belerang, sinar matahari, dan tumbuhan serta lingkungan sekitar.

Sementara, masyarakat sekitar mengaitkan warna-warna yang terlihat pada permukaan telaga dengan legenda Cupumanik Astagina. Cupumanik Astagina merupakan pusaka milik Batara Surya. Melalui benda pusaka ini, dapat dilihat jiwa manusia seutuhnya, tanpa dosa. Marah karena kecewa, Batara Surya melemparkan Cupumanik Astagina ke langit. Bagian isi Cupumanik Astagina tumpah di telaga ini dan mengubah warna air.

Source indonesiakaya.com indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/tumpahan-cupumanik-astagina-yang-mewarnai-telaga-warna
Comments
Loading...