Sejarah Jawa : Sendang Sedayu, Sendang Maerokoco

0 89

Terletak di Kompleks Candi Arjuna, tepatnya sebelum Anda memasuki kompleks candi, terdapat sebuah situs penyucian diri. Situs ini terdiri dari dua sumber mata air dan sebuah bangunan mirip yang bentuknya mirip pendapa. Sendang Sedayu dan Sendang Maerokoco merupakan dua sumber air yang sangat penting dalam ritual kebudayaan masyarakat dataran tinggi Dieng. Dua sumber air ini dianggap sebagai air suci yang dapat membersihkan diri dan jiwa umat yang ingin bersembahyang di Kompleks Candi Arjuna. Secara etimologi,

sendang

berarti kumpulan air suci, sementara “rahayu” berarti membersihkan diri. Karenanya, “sendang sedayu” dapat diartikan sebagai mata air suci yang digunakan untuk membersihkan diri. Lain halnya dengan Sendang Maerokoco. Nama “maerokoco” disematkan pada sumber air ini merujuk pada sosok Gatotkaca. Ketika dilahirkan, Gatotkaca tidak bisa melihat. Di sumber mata air ini, setiap orang yang datang diharapkan dapat melakukan introspeksi terhadap semua hal yang pernah dilakukan. Di dekat Sendang Maerokoco, tepatnya di bawah pohon cemedi yang menaungi sumber air ini, terdapat makam Panglima Kumbang. Panglima Kumbang merupakan salah seorang panglima di masa Mataram Islam.

Source Indonesia indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/sendang-sedayu-sendang-maerokoco-tempat-penyucian-dan-introspeksi-diri
Comments
Loading...