Sejarah Jawa : Sejarah Masjid Kraton Sokotunggal

0 173

Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai kerajaan Islam yang sudah berusia ratusan tahun tentu saja memiliki beberapa peninggalan sejarah Islam berupa bangunan masjid yang tersebar luas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan masih digunakan hingga sekarang ini. Salah satunya yaitu Masjid Kraton Sokotunggal Yogyakarta yang berada di komplek obyek wisata Istana Air Taman Sari yang berada di Jalan Taman 1 Nomor 318, Tamansari, Patehan, Kraton, Yogyakarta, DIY, tepatnya di depan pintu masuk obyek wisata Taman Sari.

Prasasti yang terpasang pada salah satu dinding depan Masjid Kraton Sokotunggal Yogyakarta menuliskan bahwa masjid ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada hari Rabu Pon tanggal 28 Februari 1973. Masjid Kraton Sokotunggal Yogyakarta selesai dibangun pada hari Jum’at Pon 21 Rajab tahub Be dengan ditandai Candrasengkala “Hanembah Trus Gunaning Janma” 1392 H atau 1 September 1972 M dengan Suryasengkala “Nayana Resi Anggatra Gusti”.

Penamaan masjid ini disesuaikan dengan keunikan konstruksi bangunan yang berbeda dengan konsep bangunan Jawa pada umumnya. Bangunan dengan konsep Jawa atau pendopo tentu memiliki banyak tiang penyangga, sedangkan di masjid ini hanya memiliki satu buah tiang penyangga utama (soko guru). Oleh karena itu masjid peninggalan Sri Sultan Hamengkubuwono IX diberi nama Masjid Kraton Sokotunggal Yogyakarta. Informasi yang kami dapatkan dari salah satu sesepuh dan saksi pembangunan Masjid Kraton Sokotunggal DIY.

Source Dinas Kebudayaan tasteofjogja.org/isiberita.L6qWWWSdceGVQxBOoUQvzYw_69HnwzR2sUwmpSsjtAiKwX-bH63tmdVP26Fs8xuCsYi8Uc-9OrxqkTZNJwIeRw
Comments
Loading...