Sejarah Jawa : Sejarah Jembatan Mbeling, Yogyakarta

0 147

Jembatan Mbeling menjadi salah satu spot fotografi di DIY, namun sayang banyak perilaku vandal melakukan corat-coret di jembatan ini. Membaca informasi dari beberapa blog, jembatan Mbeling lama memiliki konstruksi yang unik, dan hanya ada dua di dunia. Yang satu di Belanda sudah tidak difungiskan, dan satunya lagi berada di wilayah kabupaten Kulon Progo DIY. Jembatan rel kereta api dengan panjang 96 meter sudah beroperasi sejak tahun 1957 hingga sekaran ini, dan mampu menahan beban berat tekanan kereta api dengan bobot 20 ton, dan berkecepatan 100 km/jam.

Jembatan Mbeling lama memiliki keistimewaan, yaitu tidak memiliki pilar penyangga di tengah-tengah jembatan. Kekuatan konstruksi jembatan tersebut tertumpu pada rol yang terletak di bawah jembatan. Konstruksi yang disebut Bijlaard Bent ini dipilih oleh pihak Staatsspoorwegen (SS) pada tahun 1930 dengan alasan arus sungai Progo yang deras sehingga lebih aman karena penyangganya berada di kedua sisi jembatan. Hebatnya lagi, jembatan ini dibuat menggunakan rangka baja kelas tinggi (fero).

Sejarah pembangunan jembatan Mbeling lama ini di desain oleh CD Maussart dan dikerjakan pada hari yang sama oleh CHJ Deighton dan disetujui oleh Ir Jansen. Jembatan Mbeling Baru, menggunakan konstruksi yang berbeda, pemakaian tiang penyangga di tengah jembatan. Pembangunan dimulai ketika PT KAI mengadakan proyek rel ganda jurusan jalur kereta api Kutoarjo-Purwosari.

Source Dinas Kebudayaan tasteofjogja.org/isiberita.9vTT0cfw25bIaMi_Cdg-uiMVCFKR7xR-eLZfKIfWRAHDP73YBM6XDeuX4t2q0KxsxdehXa3TKW6pntUcHIyVPA
Comments
Loading...