Sejarah Jawa : Menyatukan Visi dan Misi di Gedung

0 66

Sebagai usaha mewariskan nilai-nilai luhur semangat juang para pahlawan, seorang mayor bernama Ishak Djuarsa yang bertugas sebagai tentara Divisi III Siliwangi memprakarsai berdirinya museum. Diresmikan pada tahun 1958, museum ini diberi nama Museum Perjuangan Bogor. Museum Perjuangan Bogor terletak di pusat kota, tepatnya di Jalan Merdeka No 56, di antara Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Veteran. Nama-nama jalan tersebut menunjukkan Bogor merupakan kota yang memiliki sejarah panjang dalam usaha untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebelum dijadikan museum, bangunan Museum Perjuangan Bogor sudah berdiri sejak tahun 1879. Awalnya, gedung ini digunakan sebagai tempat tinggal seorang pengusaha Belanda bernama Wilhelm Gustaf Wissner. Pada tahun 1935, beberapa organisasi politik dan organisasi kepemudaan berhasil menguasai bangunan. Fungsi gedung pun berubah menjadi tempat berkumpul serta berdiskusi untuk menyatukan visi dan misi mendirikan negara Indonesia merdeka.

Pada saat itulah, gedung tersebut diberi nama Gedung Persaudaraan. Sejarah bangunan Museum Perjuangan Bogor tidak hanya sampai di situ. Pada tahun 1945, tempat tersebut juga berperan dalam membantu Soekarno dan Hatta serta beberapa kaum muda lainnya untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Setelah masa kemerdekaan, gedung ini juga sempat digunakan sebagai ruang redaksi media Gelora Rakyat yang dipimpin oleh Worohito dan Mahasin. Media tersebut berfungsi menyiarkan propaganda dan ide-ide kemerdekaan Indonesia.

Source indonesiakaya.com indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/menyatukan-visi-dan-misi-di-gedung-persaudaraan
Comments
Loading...