Sejarah Jawa : Hayati Makna Toleransi Candi Sewu

0 97

Tidak jauh dari Candi Prambanan terdapat candi yang tidak kalah eksotisnya, candi yang dibangun sekitar abad ke-8 ini bernama Candi Sewu. Tidak ada penjelasan pasti mengenai nama candi ini, namun ada yang mengatakan, nama Sewu diberikan karena banyaknya jumlah candi di komplek Candi Sewu. Sebuah sumber lain menyebutkan, jika nama Candi Sewu berasal dari legenda Roro Jongrang. Menurut sejarahnya, pada awalnya Candi Sewu bernama Manjus Ri Grha yang memiliki arti Rumah Manjusri.

Konon katanya, Manjusri merupakan salah satu nama Buddhisatva dalam ajaran Buddha. Berdasarkan prasasti tersebut, maka Candi Sewu masuk dalam jajaran candi Buddha di Indonesia. Hal itu terdapat di dalam prasasti berangka tahun 792 yang ditemukan pada tahun 1960. Pengunjung dapat memasuki Candi Sewu dari berbagai penjuru. Sekilas jika dicermati, pintu utama candi terdapat di bagian timur. Karena, di bagian timur tersebut terdapat dua buah arca Dwarapala, yaitu arca penjaga.

Candi utama berbentuk poligon dengan tinggi sekitar 30 meter yang sisi-sisinya terdapat stupa. Sempat mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi di tahun 2006, pancang candi kini diperkuat dengan pondasi yang lebih kokoh. Mengunjungi Candi Sewu berarti juga mempelajari makna toleransi yang sudah ada di Indonesia sejak zaman Jawa.

Source Indonesia indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/menghayati-makna-toleransi-di-candi-sewu
Comments
Loading...