Sejarah Jawa : Bendungan Jagir, Dam Peninggalan

0 72

Berjalan-jalan ke Kota Pahlawan, Surabaya, khususnya di kawasan Kota Surabaya Lama kita seperti dibawa menyusuri kenangan akan masa dimana Penjajahan Belanda masih berjaya di Indonesia. Bangunan-bangunan bergaya artdeco masih menghiasi kota yang perlahan mulai penuh dengan kendaraan. Sepanjang Jalan Jagir di bantaran sungai, terlihat sederetan penjual yang menjajakan alat pancing. Bukan tanpa sebab, pasalnya Sungai Jagir kerap menjadi spot memancing bagi masyarakat sekitar, dari tempat tersebut pula terdapat bangunan Dam peninggalan Belanda yang dikenal dengan nama Bendungan Jagir.

Penjajahan tidak selamanya meninggalkan keburukan, Bendungan Jagir salah satunya. Bangunan artdeco peninggalan Belanda ini merupakan satu diantara banyak bangunan dengan arsitektur seni bergaya artdeco yang ada di Surabaya. Berada di tengah Kota Surabaya tepatnya di antara Jalan Jagir dan Jalan Wonokromo, Bendungan Jagir menjadi salah satu objek wisata yang ada di Surabaya. Pada plang yang terpampang di sekitar Bendungan Jagir terdapat informasi yang mengatakan, Sungai Jagir tempat berdirinya Bendungan Jagir merupakan tempat berlabuh pasukan Tar-Tar dari Mongolia yang ingin menyerang Kediri.

Di balik kisah sejarahnya yang panjang, mengingat bendungan ini sudah dibangun sejak 1923, namun fungsi Bendungan Jagir masih sempurna hingga saat ini. Selain digunakan sebagai penampung air saat musim hujan tiba, Bendungan Jagir juga menjadi tempat penyulingan air bersih sehingga bisa digunakan.

Source indonesiakaya.com indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/bendungan-jagir-dam-artdeco-peninggalan-belanda
Comments
Loading...