Sejarah Jamu Minuman Khas Jawa dari Jaman Dahulu Sampai Sekarang

0 48

Jamu sudah dikenal luas dan diracik sejak zaman pra-sejarah terbukti dari adanya penemuan peralatan batu dari zaman Mesolithikum dan Neolithikum berupa lumping yang biasa digunakan untuk meracik jamu. Tidak hanya itu saja, relief tentang meracik jamu juga ditemukan di relief Karmawipangga pada candi Borobudur, relief Candi Brambang komplek candi Prambanan, candi PanataranSukuh, dan Tekalwangi serta pada prasasti candi PerotHaliwangbang dan Kadadu. Bukti tertulis penggunaan jamu juga ditemukan pada daun lontar dengan menggunakan bahasa jawa kuno, sansekerta dan bahasa bali. Sedangkan primbon terlengkap tentang jamu baru ditulis pada serat Centhini yang ditulis atas perintah Kanjeng Gusti Adipati Anom Amengkunegoro III yang memerintah Surakarta tahun 1820-1823 M. Sedangkan serat Kaoro Bap Djampi-Djampi atau tulisan tentang jamu Jawa yang ditulis tahun 1858 M memuat sebanyak 1734 ramuan Djampi.

Pada zaman Majapahit, jamu menjadi minuman kebesaran raja sekaligus menjadi gengsi bagi para pembesar dan mitra kerajaan di luar Majapahit. Paru pada akhir periode Majapahit, Raden Fatah yang juga penerus trah Brawijaya V mulai mempromosikan jamu sebagai ilmu sekaligus tatanan sakral kehidupan keraton yang terangkum dalam buku “Kawruh Djampi” di Jogjakarta dan Surakarta dan membuat jamu mulai merambah kalangan masyarakat bawah.

Source https://agenpoker02111.weebly.com/blog/agen-casino-filosofi-jamu-indonesiaku agenpoker02111.weebly.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.