budayajawa.id

Sejarah Gedung Merdeka, Salah Satu Ikon Kota Bandung

0 23

Sejarah Gedung Merdeka Bandung

Gedung Merdeka atau yang sebelumnya bernama Gedung Societeit Concordia dikenal dunia sebagai tempat diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika pada 1955. Gedung nan megah itu berawal dari kedai kopi sederhana milik keturunan Tionghoa yang terbuat dari papan kayu dan berpenerangan lampu minyak. Meski begitu, tempat tersebut jadi tempat nongkrongnya meneer dan noni Belanda yang ikut perkumpulan Societeit Concordia.

Pada 1895, mereka memiliki gedung baru yang khusus untuk anggota Societeit Concordia Bandoeng. Sembarang orang asing tidak diperbolehkan masuk ke gedung itu. Gedung societeit, bangunan utamanya dulu menghadap ke Jalan Braga hingga 1920.

Setelah itu, gedung diperluas dengan membangun gedung utama yang lebih mewah dan representatif di belakangnya, menghadap ke Jalan Raya Post atau Jalan Asia-Afrika sekarang. Gedung lama tetap dipertahankan dan terhubung dengan gedung baru dengan fungsi sebagai kantin atau ruangan umum. Kini fungsinya sebagai Perpustakaan Museum Konperensi Asia Afrika.

Setelah meletusnya peristiwa berdarah G 30 S/PKI, gedung dikuasai instansi militer dan sebagian gedungnya dipakai untuk ruangan tahanan politik. Pada era 1970-an gedung ini sempat terbengkalai dan dijadikan tempat kesenian oleh penghuni-penghuni liar. Hingga akhirnya pada 24 April 1980, gedung ini ditetapkan menjadi Museum Konferensi Asia Afrika dengan pengelolaan di bawah Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI dengan Pemprov Jawa Barat.

Source http://www.pikiran-rakyat.com/ http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2018/02/06/gedung-merdeka-dahulu-menghadap-ke-jalan-braga-418956
Comments
Loading...