Sejarah Berdirinya Kerajaan Demak

0 70

Demak mula-mula dikenal dengan Glagah Wangi. sebab sebagai kadipaten dari Majapahit, Demak juga dikenal sebagai kesultanan Bintoro. Kata Demak adalah akronim yang berarti gede makmur atau hadi makmur yang berarti besar dan sejahtera.

Kesultanan Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Kesultanan Demak didirikan oleh Raden Patah pada sekitar tahun 1500 M setelah memutuskan hubungan dengan Majapahit. Raden Patah mendirikan Kesultanan Demak dengan gelar Sultan Alam Akbar al Fatah (1500-1518). Lahirnya kesultanan Demak memperoleh dukungan dari ulama dan para pembesar di Jawa Timur, seperti Tuban, Gresik, Jepara, dan tempat-tempat lain di pantai utara Pulau Jawa.

Demak semakin besar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur setelah kesultanan malaka ditaklukkan Portugis pada tahun 1511. Banyak pedagang yang memutuskan tidak berdagang lagi ke Malaka setelah kejatuhannya. Kebanyakan mereka pergi ke Demak atau Banten sebagai penggantinya. Sejak surutnya Malaka, Demak tampil menggantikan sebagai pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Indonesia.

Kesultanan Demak atau Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa(“Pasisir”). Menurut tradisi Jawa, Demak sebelumnya merupakan kadipaten dari kerajaan Majapahit, kemudian muncul sebagai kekuatan baru mewarisi legitimasi dari kebesaran Majapahit.

Kerajaan ini tercatat menjadi pelopor penyebaran agama Islam di pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya, Walaupun tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan. Pada tahun 1560, kekuasaan Demak beralih ke Kerajaan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir/Hadiwijaya. Salah satu peninggalan bersejarah Demak ialah Mesjid Agung Demak, yang menurut tradisi didirikan oleh Wali Songo.

Lokasi keraton Demak, yang pada masa itu berada di tepi laut, berada di kampung Bintara (dibaca “Bintoro” dalam bahasa Jawa), saat ini telah menjadi bagian kota Demak di Jawa Tengah. Sebutan kerajaan pada periode ketika beribukota di sana dikenal sebagai Demak Bintara. Pada masa raja ke-4 (Sunan Prawoto), keraton dipindahkan ke Prawata (dibaca “Prawoto”) dan untuk periode ini kerajaan disebut Demak Prawata. Sepeninggal Sunan Prawoto, Arya Penangsang memerintah kesultanan yang sudah lemah ini dari Jipang-Panolan (sekarang dekat Cepu). Kotaraja Demak dipindahkan ke Jipang dan untuk priode ini dikenal dengan sebutan Demak Jipang.

Source https://www.belajarsosial.com https://www.belajarsosial.com/2016/10/sejarah-berdirinya-kerajaan-demak.html
Comments
Loading...