Sejarah Asal Mula Desa Sadu Soreang

0 455

Desa Sadu berada di Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, Desa Sadu merupakan desa induk dari Desa Karamat Mulya yang dimekarkan sejak tanggal 11 Juli 1984.

Dari hasil tinjauan historis asal mula sebutan kata Sadu, yang sekarang dipakai nama Desa, berdasarkan keterangan positif terdapat dua penjelasan dari kisah para pendiri, perintis Desa Sadu. Pertama Kata SADU = SADHU berasal dari bahasa sansakerta yang berarti BESAR (AGUNG) dalam artian yang melambangkan adanya sifat “AMBAT SADHU SAUTA BUDHI ” yang dimiliki oleh para tokoh pendiri dan pemimpin yang pernah membina dan melaksanakan pengelolaan roda pemerintahan di Desa Sadu, yaitu Sifat Budhi sebagai dasar pengabdian dalam berbahakti kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan keagungan dan cita – cita untuk tetap terpeliharanya berkesinambungan yang dilaksanakan oleh para pemimpin di Desa Sadu sejak dahulu sampai sekarang tanpa adanya pengaruh nafsu atau keinginan pribadi atau kekuasaan suatu golongan.

Kedua kata SASADU berasal dari bahasa sunda yang artinya suka meminta Maaf adalah Suatu Keluhuran Hati Budi Nurani untuk mengakui atas kelemahan atau kesalahan diri selaku insani atau dalam bahasa sunda “ Depe- depe handap asor“. Itulah sifat – sifat yang dimiliki oleh orang sunda waktu dulu sehingga orang lain dapat menilai bahwa keluhuran hati budi nurani orang Sadu adalah seperti tindak tanduk orang sunda yang mencerminkan suka perdamaian atau bersahabat satu sama lainnya “ Silih Asih,Silih Asah,Silih Asuh.”

Oleh karena itulah, terungkap dari suatu penelitian bahwa sejak Zaman dulu dimana Gunung Sadu adalah suatu tempat orang – orang mensucikan diri dengan bertapa brata untuk mengosongkan diri dari nafsu Duniawai “ SASADU PUHUN“ adalah berupa permohonan maaf atas ampunan dari segala kealpaan/kehilapan yang diperbuat kepada TUHAN YANG MAHA ESA, sebab Manusia harus ingat kepada asal-usulnya ” Manusa teh sing inget kana purwa-daksina” serta Kudu boga tata titi duduga peryoga, kudu hade gogog hade tagog ( harus memakai aturan, baik budi bahasa, sikap maupun tingkah laku).

Dari dua kata tersebut yaitu SADHU dan SASADU terpetik suatu persamaan yang bernilai tinggi dan nilai positif yang mengarah kepada dinamika hidup demi terwujudnya cita – cita luhur dalam mencapai kesempurnaan lahir bathin sesuai dengan kemajuan Zaman.

Source http://desasadu.blogspot.co.id http://desasadu.blogspot.co.id/2015/06/sejarah-desa-sadu.html
Comments
Loading...