Seba Kuwerabakti – Bogor

0 35

Sekilas Seba Kuwerabakti 

Seba Kuwerabakti merupakan peristiwa kunjungan raja-raja daerah kepada raja Pajajaran.  Sebagai bukti kesetiaannya, raja daerah mempersembahkan panggeres reuma (kelebihan hasil panen) yang diletakan pada dongdang untuk diserahkan kepada raja. Dalam Lakon NGAHIYANGNA PAJAJARAN dikisahkan, bahwa di Ibukota Pajajaran selalu diadakan upacara Gurubumi dan Kuwerabakti setiap tahun. Dalam upacara itu hadir para pembesar dan raja-raja daerah. Upacara itu dimulai 49 hari setelah penutupan musim panen dan berlangsung selama 9 hari dan kemudian ditutup dengan upacara Kuwerabakti pada malam bulan purnama.

Kisah dari Pantun ini didukung oleh sumber lainnya, misalnya Kropak 406 yang memberitakan bahwa raja-raja daerah harus datang menghadap ke Pakuan setiap tahun. Diantara barang antaran yang dibawa raja-raja daerah, ikut serta juga “Anjing Panggerek” (Anjing Pemburu). Jadi dalam waktu perayaan yang 9 hari itu, kegiatan berburu juga dilakukan.

Para sesepuh di SIRNARESMI mengemukakan bahwa upacara Kuwerabakti hanya dilakukan di dayeuh. Meskipun Sirnaresmi ini terletak di Kecamatan Cisolok – Sukabumi, yang dimaksud dayeuh di sini adalah Bogor karena upacara Kuwerabakti ini dulu hanya dilakukan di Ibukota Pajajaran dan diperkirakan bahwa tahun 1482, Upacara Kuwerabakti dilangsungkan pada tanggal 2 Juni, malam 3 Juni.  Tanggal 3 Juni 1482 inilah secara resmi kegiatan upacara selama 9 hari di Ibukota itu berakhir. Sedangkan Upacara Gurubumi yang di adakan 49 hari setelah panen dimaksudkan agar raja-raja daerah berkesempatan mengadakan upacara penutupan panen di daerahnya masing-masing sebelum berangkat ke ibukota.

Source https://danipicture.wordpress.com https://danipicture.wordpress.com/2012/06/03/seba-kuwerabakti-bogor/
Comments
Loading...