Sastra Jawa Kuno

0 294

Sastra Jawa Kuno

Sastra yang ditulis dalam bahasa Jawa Kuna pada periode kurang-lebih ditulis dari abad ke-9 sampai abad ke-14 Masehi biasanya sebagai Sastra Jawa Kuno atau juga bisa di sebut dengan Karya Sastra Kuna, dimulai dengan Prasasti Sukabumi. Biasanya karya sastra ini ditulis baik dalam bentuk prosa (gancaran) maupun puisi (kakawin).

 

 

Biasanya karya yang ada berupa genre seperti sajak wiracarita, undang-undang hukum, kronik (babad), dan kitab-kitab keagamaan. Sastra Jawa Kuno diwariskan dalam bentuk manuskrip dan prasasti. Manuskrip-manuskrip yang memuat teks Jawa Kuno jumlahnya sampai ribuan sementara prasasti-prasasti ada puluhan dan bahkan ratusan jumlahnya. Teks kesusastraan tidak semua tercatat dalam sebuah prasasti.

Contoh-contoh tulisan yang termasuk di dalam sejarah ini karya-karyanya ialah:

Candakarana,

-Kakawin Ramayana dan terjemahan Mahabharata dalam bahasa Jawa Kuno.

Karya sastra Jawa Kuno sebagian besar terlestarikan di Bali dan ditulis pada naskah-naskah manuskrip lontar.  Bahkan di Jawa terdapat pula teks-teks Jawa Kuno yang tidak dikenal di Bali.Walau sebagian besar sastra Jawa Kuno terlestarikan di Bali, di Jawa dan Madura ada pula sastra Jawa Kuno yang terlestarikan.

Pada abad ke-19 sudah berkembang adanya penelitian ilmiah awal dan mulanya dirintis oleh Stamford Raffles, Gubernur-Jenderal dari Britania Raya yang memerintah di pulau Jawa .Ia seorang negarawan  selain itu dia juga tertarik dengan kebudayaan setempat. Bersama asistennya, Kolonel Colin Mackenzie dia mengumpulkan dan meneliti naskah-naskah Jawa Kuno.

Sastra Jawa Kuno yang terlestarikan sampai hari ini sebagian besar diturunkan dalam bentuk naskah manuskrip yang telah disalin ulang berkali-kali.Prasasti tertua dalam bahasa Jawa Kuno berasal dari tahun 804, namun isinya bukan merupakan teks kesusastraan. Teks kesusastraan tertua pada sebuah prasasti terdapat pada Prasasti Siwagreha yang ditarik berasal dari tahun 856 Masehi.Mereka jarang yang tertulis dalam bentuk asli seperti pada waktu dibuat dahulu, kecuali jika ditulis pada bahan tulisan yang awet seperti batu dan jenis yang lainnya.

Source Sastra Jawa Kuno wikipedia
Comments
Loading...